Beras 5 Kg Langka, Pemkab Banyuasin Turunkan Beras SPHP

  • 09 Sep 2026 08:10 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Beras kemasan 5 kilogram dilaporkan langka di sejumlah pasar di Kabupaten Banyuasin berdasarkan pengecekan Wakil Bupati Netta Indian.
  • Pengecekan stok dilakukan di Pasar Sukamoro dan sejumlah agen di Kecamatan Talang Kelapa pada Selasa, 8 September 2026.
  • Pengecekan dilakukan bersama Kepala Kejaksaan Negeri Banyuasin Erni Yusnita untuk memastikan ketersediaan beras kemasan di pasaran.

RRI.CO.ID, Banyuasin - Beras kemasan 5 kilogram dilaporkan langka di sejumlah pasar di Kabupaten Banyuasin. Kondisi tersebut ditemukan Wakil Bupati Banyuasin Netta Indian saat mengecek stok beras di Pasar Sukamoro dan sejumlah agen di Kecamatan Talang Kelapa, Selasa, 8 September 2026.

Pengecekan dilakukan bersama Kepala Kejaksaan Negeri Banyuasin Erni Yusnita untuk melihat langsung ketersediaan beras kemasan 5 kilogram di pasaran.

Dari hasil pengecekan, kelangkaan beras kemasan 5 kilogram terjadi di sejumlah pasar. Salah satu persoalan yang ditemukan berkaitan dengan tingginya biaya plastik untuk kemasan 5 kilogram yang turut meningkatkan biaya pengemasan bagi produsen.

Kondisi tersebut dinilai menyulitkan produsen beras untuk menyediakan kemasan 5 kilogram. Di sisi lain, ukuran tersebut banyak dibutuhkan masyarakat yang tidak mampu membeli beras dalam kemasan lebih besar.

“Kita tahu, tidak semua masyarakat mampu membeli beras kemasan diatas 5 kg. Tadi sudah kami cek ternyata benar terjadi kelangkaan untuk kemasan 5 kg,” jelasnya.

Untuk mengatasi kondisi tersebut, Pemkab Banyuasin menyiapkan Gerakan Pangan Murah atau operasi pasar murah dengan menyediakan beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) jenis medium dalam kemasan 5 kilogram.

“Untuk mengatasi kelangkaan kemasan 5 kg ini, Pemerintah Kabupaten Banyuasin akan melakukan Gerakan Pangan Murah atau Operasi Pasar Murah beras SPHP (Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan) jenis medium kemasan 5 kg melalui Dinas Ketahanan Pangan bersinergi dengan Dinas Koperindag Kabupaten Banyuasin di beberapa titik pasar di Kabupaten Banyuasin,” paparnya.

Kajari Banyuasin Erni Yusnita mengatakan pihaknya akan mendukung langkah pemerintah daerah dalam menangani kelangkaan beras kemasan 5 kilogram. Menurutnya, pengecekan bersama menunjukkan kondisi tersebut memang ditemukan di lapangan.

“Tadi kita sudah cek bersama Ibu Netta, ternyata benar adanya di lapangan. Kita akan bersama Pemkab Banyuasin mendukung langkah-langkah strategis yang akan diambil kedepan dalam mengatasi kelangkaan ini,” singkatnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....