Dinsos OKI Pulangkan Warga Terlantar ke Keluarga di Palembang
- 07 Sep 2026 20:00 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Dinas Sosial Kabupaten Ogan Komering Ilir berhasil memulangkan Dermawan berusia 50 tahun yang terlantar kepada keluarganya di 13 Ulu, Palembang pada Senin, 7 September 2026.
- Dermawan ditemukan terlantar di Desa Serigeni Lama, Kecamatan Kayuagung pada akhir Agustus setelah Dinsos menerima laporan pada 29 Agustus 2026.
- Petugas Dinsos OKI menemukan Dermawan mengalami gangguan ingatan dan kesulitan bergerak saat melakukan operasi penyelamatan.
RRI.CO.ID, OKI - Dinas Sosial Kabupaten Ogan Komering Ilir memulangkan Dermawan berusia 50 tahun, kepada keluarganya di 13 Ulu, Palembang, Senin, 7 September 2026. Dermawan sebelumnya ditemukan terlantar di Desa Serigeni Lama, Kecamatan Kayuagung, pada akhir Agustus.
Dinsos OKI menerima informasi awal keberadaan Dermawan pada Sabtu, 29 Agustus 2026. Petugas mendatangi lokasi sehari kemudian dan menemukan Dermawan mengalami gangguan ingatan serta kesulitan bergerak.
Petugas Dinsos memberikan penanganan awal berupa makanan, memandikan, dan pengobatan untuk memastikan kebutuhan dasar Dermawan terpenuhi. Selain itu, berkoordinasi dengan pemerintah desa dan sejumlah instansi untuk menelusuri identitasnya.
Saat berkomunikasi, Dermawan menyebut dirinya berasal dari Air Itam. Namun, hasil penelusuran bersama pemerintah Desa Air Itam menunjukkan Dermawan bukan warga desa tersebut.
Titik terang diperoleh Senin, 7 September 2026, melalui pengecekan identitas menggunakan rekam sidik jari. Hasil pemeriksaan menunjukkan Dermawan merupakan warga kawasan 13 Ulu, Kota Palembang.
Setelah identitas diketahui, Dinsos OKI berkoordinasi dengan Dinas Sosial Kota Palembang untuk menemukan keluarganya. Dermawan kemudian diantarkan langsung ke kediaman keluarganya setelah kebutuhan dasarnya dipastikan terpenuhi.
Kepala Dinas Sosial OKI, Dwi Zulkarnain, mengatakan penanganan mengutamakan kebutuhan dan keselamatan Dermawan. Menurutnya, koordinasi lintas instansi penting karena gangguan ingatan menyulitkan petugas memperoleh informasi lengkap.
“Yang terpenting bagaimana Dermawan mendapatkan pertolongan dan bisa kembali kepada keluarganya. Karena identitasnya belum diketahui, kami melakukan penelusuran dan koordinasi sampai keluarganya ditemukan,” katanya.
Ia juga mengapresiasi pemerintah desa, kecamatan, Dinas Kesehatan, Disdukcapil OKI, dan Dinsos Palembang. Ia berharap koordinasi tersebut memastikan masyarakat terlantar memperoleh perlindungan dan dapat kembali kepada keluarganya.
“Terima kasih kepada semua pihak yang sudah membantu proses penanganan ini, sehingga Dermawan bisa ditemukan dan kembali kepada keluarganya. Kami berharap kerja sama seperti ini terus berjalan, terutama dalam membantu masyarakat yang membutuhkan penanganan sosial,” ucap Dwi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....