Kebutuhan Darah RSMH Capai 4.000 Kantong per Bulan

  • 07 Sep 2026 19:24 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • RSMH Palembang membutuhkan 200 hingga 250 unit darah setiap hari untuk memenuhi kebutuhan transfusi berbagai pasien.
  • Donor darah merupakan upaya penting dalam menjaga ketersediaan stok darah di bank darah rumah sakit sesuai standar pelayanan.
  • Proses donor darah meliputi pengambilan darah dari pendonor yang kemudian disimpan di bank darah untuk digunakan bagi pasien yang membutuhkan transfusi.

RRI.CO.ID, Palembang - Kebutuhan darah untuk pasien di Rumah Sakit Mohammad Hoesin (RSMH) Palembang terbilang tinggi. Setiap harinya, sekitar 200 hingga 250 pasien membutuhkan darah untuk berbagai keperluan medis.

Dokter Spesialis Patologi Klinik Departemen Penunjang RSMH, Delpiana Siallagan menjelaskan, donor darah merupakan salah satu upaya penting untuk menjaga ketersediaan stok darah di bank darah rumah sakit. Mengacu pada Peraturan Menteri Kesehatan (Permenkes) Nomor 91 Tahun 2015 tentang Standar Pelayanan Transfusi Darah, donor darah merupakan proses pengambilan darah dari seseorang yang selanjutnya disimpan di bank darah untuk digunakan bagi pasien yang membutuhkan transfusi.

“Memang stok darah itu sangat-sangat perlu di bank darah sehingga ketika ada orang-orang yang membutuhkan darah, kita punya simpanan darah,” ungkapnya dalam Dialog Palembang Menyapa RRI, Jumat 4 September 2026. Menurutnya, ketersediaan stok darah menjadi sangat penting, terutama ketika rumah sakit menghadapi pasien dalam kondisi darurat yang membutuhkan transfusi dengan segera.

Jika persediaan darah kosong, proses pencarian donor pada saat kondisi emergency dapat menjadi kendala. “Jadi tidak kalau sempat kosong nanti akan kesulitan mencari darah. Kalau pasien-pasien emergency yang butuh darah,” katanya.

Tingginya kebutuhan transfusi darah juga terlihat dari jumlah pasien yang dilayani RSMH setiap harinya. Dalam sehari, sekitar 200 hingga 250 pasien membutuhkan darah.

Sementara itu, kebutuhan darah di RSMH dalam satu bulan diperkirakan mencapai sekitar 4.000 kantong. Kebutuhan tersebut salah satunya berasal dari pasien kanker yang menjalani perawatan dan membutuhkan transfusi darah.

Kondisi ini membuat kebutuhan terhadap stok darah yang aman dan mencukupi menjadi semakin penting. “Banyak pasien-pasien yang kanker yang memang butuh darah dan itu rujukan tipe A. Jadi memang kebutuhan darah itu sangat besar, sebulan kira-kira 4.000-an kantong,” jelasnya.

Karena itu, masyarakat yang memenuhi persyaratan donor darah diimbau untuk ikut berpartisipasi secara rutin. Donor darah tidak hanya membantu memenuhi kebutuhan stok di bank darah, tetapi juga menjadi bentuk kepedulian terhadap pasien yang membutuhkan transfusi.

Pihak RSMH pun terus mendorong promosi dan edukasi kepada masyarakat agar semakin banyak orang yang tergerak untuk menjadi pendonor. “Makanya memang digalakkan promosi untuk mari kita donor darah,” ujarnya.

Ia berharap masyarakat yang memenuhi persyaratan kesehatan untuk donor darah tidak ragu berpartisipasi. Dengan semakin banyak pendonor, ketersediaan darah di rumah sakit diharapkan dapat tetap terjaga sehingga pasien yang membutuhkan transfusi, khususnya dalam kondisi darurat, dapat segera memperoleh darah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....