Wabup Muba Buka Haflah Khotmil Alfiyah di Ponpes Hidayatuzzua’ma
- 03 Sep 2026 16:04 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Wabup Abdur Rohman Husen memuji capaian para santri serta perkembangan pesat Ponpes Hidayatuzzua’ma pada Rabu, 2 September 2026 malam.
- Pesantren menjadi pilar pembentukan karakter, moral, dan spiritualitas generasi muda di era digital.
- Lebih dari 100 pondok pesantren resmi di Kabupaten Musi Banyuasin kini siap mencetak generasi penerus bangsa.
RRI.CO.ID, Muba - Warga Ponpes Hidayatuzzua’ma menyambut kedatangan Wakil Bupati Musi Banyuasin Abdur Rohman Husen dengan lantunan sholawat. Kehadiran tersebut untuk membuka Haflah dan Tasyakkur Khotmil Alfiyah Ibni Malik ke-5 serta Kutub Al-Muqarraroh Tahun 1448 H/2026 M.
Kegiatan berlangsung di Ponpes Hidayatuzzua’ma, Dusun III, Desa Bero Jaya Timur, Kecamatan Tungkal Jaya, Rabu, 2 September 2026 malam. Acara tersebut dihadiri Staf Ahli PKK Muba Liliyani Abdur Rohman Husen dan sejumlah pejabat Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin.
Pengasuh Ponpes Hidayatuzzua’ma Kyai Ahmad Imron Abdur Rozzaq bersama penceramah Gus Minanul Aziz turut mendampingi jalannya kegiatan. Para santri dan masyarakat juga mengikuti rangkaian acara keagamaan tersebut.
Dalam sambutannya, Abdur Rohman Husen menyampaikan bahwa khotmil Alfiyah Ibnu Malik dan Kutub Al-Muqarraroh memiliki makna lebih dari sekadar perayaan. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi bentuk penghargaan terhadap proses pembelajaran ilmu agama.
“Acara khotmil Alfiyah Ibni Malik dan Kutub Al-Muqarraroh bukan sekadar seremoni atau perayaan selesainya proses pembelajaran,” ujarnya.
Wakil Bupati Muba mengapresiasi peran Ponpes Hidayatuzzua’ma dalam mengembangkan pendidikan agama di wilayah tersebut. Ia menilai ketekunan para santri mempelajari kitab nahwu dan sharaf menjadi bagian penting dalam memperkuat pemahaman keilmuan Islam.
Abdur Rohman berharap ilmu yang diperoleh para santri tidak hanya berhenti pada kemampuan membaca dan memahami kitab. Ia mendorong para santri mengamalkan ilmu tersebut serta membagikannya kepada masyarakat.
“Kami berharap ilmu yang dipelajari tidak berhenti pada kemampuan menghafal dan memahami kitab, tetapi menjadi ilmu yang bermanfaat, diamalkan dan diajarkan kembali kepada masyarakat,” tuturnya.
Pemkab Muba menilai pondok pesantren memiliki peran strategis dalam membentuk sumber daya manusia yang berilmu dan berakhlak. Pesantren juga menjadi tempat pembinaan karakter, keimanan, dan kepedulian generasi muda.
Abdur Rohman menyebut Kabupaten Musi Banyuasin saat ini memiliki lebih dari 100 pondok pesantren resmi. Keberadaan lembaga pendidikan tersebut diharapkan terus melahirkan generasi yang mampu membawa manfaat bagi agama dan masyarakat.
“Pesantren sudah tersedia di Muba, harapannya keberadaan pesantren ini terus melahirkan anak-anak yang memiliki kemampuan dan menjadi harapan masa depan agama, masyarakat dan Kabupaten Musi Banyuasin,” katanya.
Ketua Panitia Gus Iklil Askar menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kabupaten Musi Banyuasin terhadap kegiatan tersebut. Rangkaian acara kemudian ditutup dengan ceramah agama yang disampaikan Gus Minanul Aziz.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....