Tradisi Ngopi Usai Subuh, Wabup OKU Apresiasi Jamaah Masjid
- 29 Agt 2026 13:33 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Jamaah Masjid Nurul Jannah OKU secara rutin mengadakan kegiatan sarapan dan ngopi bersama setelah salat Subuh setiap hari Jumat dan Minggu di Lorong Duku Bakung.
- Tradisi swadaya ini bertujuan untuk mempererat silaturahmi antarwarga sekaligus membangun komunikasi yang lebih baik dalam komunitas.
- Wakil Bupati OKU Marjito Bachri memberikan apresiasi terhadap inisiatif masyarakat ini karena mampu menjaga hubungan kekeluargaan dan mengukuhkan kohesi sosial.
RRI.CO.ID, OKU - Tradisi sarapan dan ngopi bersama setelah salat Subuh menjadi cara jamaah Masjid Nurul Jannah mempererat silaturahmi antarwarga. Kegiatan sederhana tersebut rutin berlangsung setiap Jumat dan Minggu di Lorong Duku Bakung.
Wakil Bupati Ogan Komering Ulu (OKU) Marjito Bachri mengapresiasi kebiasaan yang dilakukan secara swadaya oleh para jamaah tersebut. Ia menilai tradisi tersebut mampu menjaga hubungan kekeluargaan sekaligus membangun komunikasi antarwarga.
Apresiasi itu disampaikan Marjito saat melaksanakan Safari Subuh di Masjid Nurul Jannah, Jumat, 28 Agustus 2026. Menurutnya, kebersamaan setelah beribadah dapat menjadi modal sosial dalam menciptakan lingkungan yang harmonis.
“Ini tradisi yang sangat baik. Setelah salat Subuh, jamaah tidak langsung pulang, tetapi duduk bersama, sarapan dan ngopi. Dari hal sederhana seperti ini, silaturahmi dan rasa kekeluargaan bisa terus terjaga,” ujar Marjito.
Marjito menilai kegiatan tersebut menunjukkan fungsi masjid tidak terbatas sebagai tempat ibadah. Masjid juga dapat menjadi ruang interaksi sosial yang mempertemukan warga dalam suasana akrab dan terbuka.
Menurutnya, kebiasaan berkumpul setelah salat memberikan kesempatan bagi masyarakat untuk membangun komunikasi secara langsung. Interaksi tersebut juga dapat menjadi ruang bertukar informasi mengenai berbagai persoalan di lingkungan sekitar.
“Dari komunikasi seperti ini masyarakat bisa saling mengenal lebih dekat. Bahkan, berbagai persoalan dan kebutuhan di lingkungan juga bisa disampaikan secara terbuka,” katanya.
Tradisi tersebut berlangsung setelah salat Subuh dengan hidangan sederhana yang disiapkan secara swadaya oleh jamaah. Warga kemudian duduk bersama sambil menikmati sarapan dan berbincang dalam suasana kekeluargaan.
Safari Subuh yang dilakukan Marjito sekaligus menjadi kesempatan Pemerintah Kabupaten OKU mendekatkan diri kepada masyarakat. Pertemuan tersebut juga membuka ruang bagi pemerintah daerah untuk mendengarkan aspirasi warga secara langsung.
Marjito berharap kebiasaan tersebut terus dipertahankan oleh jamaah Masjid Nurul Jannah. Ia menilai kebersamaan yang tumbuh dari kegiatan sederhana dapat memperkuat kepedulian dan keharmonisan masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....