Polda Sumsel Bagikan Ribuan Masker untuk Lindungi Warga

  • 29 Agt 2026 08:46 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Polda Sumatera Selatan membagikan ribuan masker secara serentak kepada masyarakat untuk melindungi dari paparan asap Karhutla.
  • Pembagian masker ditargetkan kepada pelajar dan berbagai kelompok masyarakat di sejumlah wilayah Sumatera Selatan pada Jumat, 28 Agustus 2026.
  • Kegiatan ini merupakan bentuk mitigasi dampak kesehatan akibat asap dan partikel udara saat masyarakat beraktivitas di luar ruangan.

RRI.CO.ID, Palembang - Polda Sumatera Selatan membagikan ribuan masker secara serentak untuk melindungi masyarakat dari paparan asap Karhutla. Langkah tersebut menyasar pelajar dan berbagai kelompok masyarakat di sejumlah wilayah Sumatera Selatan.

Pembagian masker berlangsung pada Jumat, 28 Agustus 2026 melalui jajaran Polda Sumsel. Kegiatan tersebut menjadi bagian dari mitigasi dampak kesehatan akibat asap dan partikel udara saat masyarakat beraktivitas di luar ruangan.

Distribusi masker melibatkan Biddokkes Polda Sumsel serta sejumlah polres jajaran. Wilayah tersebut mencakup Palembang, OKI, Ogan Ilir, Musi Banyuasin, Banyuasin, PALI, OKU, OKU Timur, Muara Enim, dan Prabumulih.

Kegiatan tersebut dilaksanakan berdasarkan arahan Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol Sandi Nugroho. Penanganan Karhutla tidak hanya diarahkan pada pencegahan dan pemadaman titik api, tetapi juga perlindungan kesehatan masyarakat.

Di Palembang, Kapolda Sumsel bersama Ketua Bhayangkari Daerah Sumatera Selatan Ny Eka Sandi Nugroho turut membagikan masker. Kegiatan tersebut berlangsung di TK Kemala Bhayangkari 1 Palembang bersama Wakapolda Sumsel Brigjen Pol Rony Samtana dan jajaran.

Kapolda memasangkan masker kepada sejumlah siswa dan menyerahkan bingkisan sebagai bentuk perhatian kepada anak-anak. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi sarana edukasi mengenai pentingnya melindungi diri ketika kualitas udara menurun.

Para Kapolres dan Kapolsek jajaran juga turun langsung memimpin pembagian masker di wilayah masing-masing. Personel memberikan edukasi mengenai penggunaan masker dan langkah menjaga kesehatan ketika masyarakat harus beraktivitas di tengah paparan asap.

Kabid Dokkes Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Zarmis Sumarni mengatakan masyarakat perlu melakukan langkah pencegahan untuk mengurangi risiko gangguan kesehatan akibat asap. Ia mengimbau warga menggunakan masker serta memperbanyak konsumsi air putih saat beraktivitas di luar ruangan.

“Masyarakat dianjurkan untuk menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Selain itu juga dianjurkan memperbanyak konsumsi air putih untuk membantu menjaga kelembapan saluran pernapasan. Dampak yang paling sering dijumpai adalah gejala infeksi saluran pernapasan akut atau ISPA, seperti batuk kering maupun berdahak, rasa kering dan tidak nyaman pada tenggorokan, serta demam,” ujar Kombes Pol Zarmis Sumarni.

Polda Sumsel memberikan perhatian khusus kepada anak-anak dan masyarakat yang banyak melakukan aktivitas di luar ruangan. Penggunaan masker menjadi salah satu langkah untuk mengurangi paparan partikel asap yang masuk melalui saluran pernapasan.

Kabid Humas Polda Sumatera Selatan Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya mengatakan perlindungan kesehatan menjadi bagian dari strategi penanganan Karhutla. Upaya tersebut berjalan bersama pencegahan dan pengendalian titik api di sejumlah wilayah.

“Penanganan Karhutla dilakukan secara menyeluruh. Selain pencegahan dan penanganan titik api, dampak asap terhadap kesehatan masyarakat juga menjadi perhatian. Melalui pembagian masker ini, kami mengajak masyarakat untuk bersama-sama meningkatkan kewaspadaan dan menjaga kesehatan, terutama ketika beraktivitas di luar ruangan,” ujar Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Polda Sumsel mengimbau masyarakat di wilayah terdampak asap menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan. Warga juga diminta membatasi kegiatan di luar rumah apabila kondisi udara memburuk serta segera mencari pertolongan medis jika mengalami gangguan kesehatan.

Pembagian ribuan masker tersebut memperkuat langkah Polda Sumsel dalam menghadapi Karhutla secara menyeluruh. Penanganan dilakukan melalui pencegahan, pemadaman titik api, edukasi, dan perlindungan kesehatan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....