OKUT Luncurkan Inovasi Patuh Tumbang, Perkuat Pembinaan Pemanfaatan Batu Andesit

  • 27 Agt 2026 18:10 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Pemerintah Kabupaten OKU Timur meresmikan program Patuh Tambang (Pembinaan Inovasi Kepatuhan Pemanfaatan Ruang Kawasan Pertambangan) Batu Andesit pada tanggal 26 Agustus 2026.
  • Program ini dirancang untuk memperkuat pembinaan kepatuhan pemanfaatan ruang dan pengendalian aktivitas pertambangan agar berjalan sesuai dengan ketentuan yang berlaku.
  • Pertambangan Batu Andesit merupakan aktivitas penting yang mendukung kebutuhan pembangunan infrastruktur sambil tetap memperhatikan kepentingan pembangunan daerah yang berkelanjutan.

RRI.CO.ID, OKU Timur- Pemerintah Kabupaten OKU Timur meresmikan Pembinaan Inovasi Kepatuhan Pemanfaatan Ruang Kawasan Pertambangan (Patuh Tambang) Batu Andesit, Rabu, 26 Agustus 2026. Peresmian itu diarahkan untuk memperkuat pembinaan kepatuhan pemanfaatan ruang pada kawasan pertambangan Batu Andesit di wilayah OKU Timur.

Untuk diketahui Pertambangan Batu Andesit menjadi salah satu aktivitas yang mendukung kebutuhan pembangunan infrastruktur. Di sisi lain, kegiatan tersebut membutuhkan pembinaan dan pengendalian pemanfaatan ruang yang tertib agar aktivitas usaha berjalan sesuai ketentuan dan tetap memperhatikan kepentingan pembangunan daerah.

Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang OKU Timur meluncur program itu berlandaskan sejumlah persoalan yang masih dihadapi dalam pembinaan kawasan pertambangan. Mulai dari pembinaan yang belum terstruktur dan berkelanjutan, koordinasi antar pemangku kepentingan yang perlu diperkuat, hingga data tata ruang dan perizinan yang belum terintegrasi secara optimal.

“Kondisi tersebut membuat fungsi pembinaan dan pengendalian pemanfaatan ruang belum berjalan maksimal dan berpotensi menimbulkan ketidaksesuaian pemanfaatan ruang. Patuh Tumbang dibangun sebagai mekanisme pembinaan, pengendalian dan pemantauan terhadap kegiatan pemanfaatan ruang pada kawasan pertambangan batu andesit,” kata Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang Kabupaten OKU Timur, Ella Nursanti.

Menurutnya Patuh Tumbang tidak hanya menempatkan pengawasan sebagai pendekatan utama. Pembinaan juga dilakukan secara preventif melalui sosialisasi, konsultasi dan edukasi kepada pelaku usaha mengenai ketentuan tata ruang, perizinan berusaha dan kewajiban.

Dalam pelaksanaannya, inovasi ini memanfaatkan website ESOK LEBIH MULIA sebagai media pembinaan digital. Website tersebut dikembangkan sebagai pusat informasi regulasi tata ruang, edukasi, publikasi kegiatan pembinaan, penyedia data kawasan pertambangan serta media komunikasi antara pemerintah daerah dan pelaku usaha.

Selain itu, mencakup penyusunan database kawasan pertambangan Batu Andesit, monitoring dan evaluasi kepatuhan. Serta pelibatan sejumlah perangkat daerah dan stakeholder yang berkaitan langsung dengan pembinaan dan pengendalian pemanfaatan ruang.

“Penerapan sistem tersebut diharapkan memberikan manfaat langsung bagi penyelenggaraan pemerintahan. Pemerintah daerah memperoleh database kepatuhan yang terintegrasi dan dukungan data untuk pengambilan keputusan, sementara stakeholder dan pelaku usaha memperoleh akses yang lebih mudah terhadap informasi tata ruang, regulasi dan pembinaan kepatuhan,” jelas Ella.

Menurut Ella dari sisi efisiensi, pemanfaatan website, database digital dan data citra pada platform ESOK LEBIH MULIA diproyeksikan menghasilkan efisiensi anggaran sebesar Rp30,36 juta per tahun. Nilai tersebut berasal dari efisiensi kegiatan pembinaan dan sosialisasi sebesar Rp18,4 juta serta efisiensi survei lapangan melalui pemanfaatan data citra sebesar Rp11,96 juta.

“Efisiensi tersebut menjadi salah satu manfaat penting dari digitalisasi yang dibangun. Data dan informasi yang tersedia secara digital diharapkan dapat mengurangi ketergantungan pada kegiatan lapangan dan dokumen fisik, sekaligus membantu organisasi mengoptimalkan sumber daya yang tersedia,” pungkas Ella.

Dalam sambutan Bupati OKU Timur yang disampaikan Asisten I Setda OKU Timur, Dwi Supriyanto, menegaskan, pentingnya penguatan tata kelola pemanfaatan ruang pada kawasan pertambangan. Kehadiran Inovasi Patuh Tumbang menjadi bagian dari upaya memperkuat pembinaan sekaligus mendorong keterlibatan berbagai pihak agar pemanfaatan ruang berjalan sesuai ketentuan.

Arah tersebut sejalan dengan tujuan Patuh Tumbang, yakni meningkatkan efektivitas pembinaan kepatuhan pemanfaatan ruang, memperkuat koordinasi lintas sektor, memanfaatkan teknologi informasi serta meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang penataan ruang.

Kegiatan peresmian inovasi Patuh Tumbang juga diisi pemaparan materi oleh Setiya Budi selaku penggagas inovasi. Pemaparan tersebut menjelaskan konsep dan mekanisme inovasi, termasuk penguatan pembinaan, pemanfaatan teknologi informasi, pengelolaan data serta monitoring kepatuhan pemanfaatan ruang kawasan pertambangan.

Melalui Patuh Tumbang menuju ESOK LEBIH MULIA, Pemerintah Kabupaten OKU Timur berupaya membangun pola pembinaan pemanfaatan ruang yang tidak hanya mengandalkan pengawasan, tetapi juga mengedepankan edukasi, data, koordinasi dan teknologi. “Kegiatan pertambangan diharapkan tetap dapat mendukung pembangunan daerah, sekaligus memberikan kepastian pemanfaatan ruang dan mendorong tata kelola pertambangan yang lebih tertib, efektif, kolaboratif dan berkelanjutan,” pungkasnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....