Ratusan Pekebun OKU Tingkatkan Keahlian Budi Daya Kelapa Sawit
- 27 Agt 2026 22:23 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Sebanyak 177 peserta dari Kabupaten Ogan Komering Ulu mengikuti pelatihan budidaya kelapa sawit yang diselenggarakan oleh BPDP, Direktorat Jenderal Perkebunan, dan IPB Training.
- Pelatihan bertujuan meningkatkan pengetahuan dan keterampilan pekebun dalam mengelola perkebunan kelapa sawit secara lebih baik, produktif, dan berkelanjutan.
- Kegiatan berlangsung dari 26 Agustus hingga 31 Agustus 2026 di Palembang dengan pembukaan oleh Wakil Bupati Marjito Bachri.
RRI.CO.ID, Palembang - Sebanyak 177 peserta asal Kabupaten Ogan Komering Ulu mengikuti Pelatihan Budi Daya Kelapa Sawit di Palembang, Rabu, 26 Agustus 2026. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kemampuan pekebun agar lebih produktif, terampil, dan menerapkan pengelolaan perkebunan secara berkelanjutan.
Badan Pengelola Dana Perkebunan, Direktorat Jenderal Perkebunan, dan IPB Training berkolaborasi menyelenggarakan pelatihan tersebut. Program Pengembangan SDM Perkebunan Kelapa Sawit 2026 itu berlangsung hingga Senin, 31 Agustus 2026.
Wakil Bupati OKU Marjito Bachri menghadiri sekaligus membuka kegiatan yang diikuti para pekebun tersebut. Ia menilai peningkatan kualitas sumber daya manusia menjadi bagian penting dalam memperkuat sektor perkebunan kelapa sawit.
“Pemkab OKU menekankan pentingnya peningkatan kualitas SDM sebagai bagian dari upaya memperkuat sektor perkebunan kelapa sawit,” ujarnya. Ia berharap petani mampu mengelola kebun secara lebih baik, produktif, serta berkelanjutan setelah mengikuti pelatihan.
Menurut Marjito, keberhasilan pengembangan perkebunan tidak hanya bergantung pada luas lahan dan potensi komoditas. Kemampuan pekebun dalam mengelola tanaman secara tepat juga menentukan produktivitas dan kualitas hasil panen.
“Semoga peserta memanfaatkan pelatihan untuk memperdalam pengetahuan sekaligus meningkatkan keterampilan yang dapat langsung diterapkan di lapangan,” katanya. Marjito meminta peserta mengikuti seluruh materi agar pengetahuan yang diperoleh dapat mendukung pengelolaan kebun masing-masing.
Materi pelatihan mencakup regulasi dan kebijakan budi daya kelapa sawit serta persiapan benih dan bahan tanaman. Peserta juga mempelajari persiapan lahan, penanaman pada lahan mineral, dan teknik pemeliharaan tanaman.
Pelatihan turut membahas pengendalian gulma serta pemupukan tanaman belum menghasilkan dan tanaman menghasilkan. Materi pengendalian hama dan penyakit juga diberikan untuk membantu pekebun menjaga kesehatan serta produktivitas tanaman.
Marjito menilai peningkatan kompetensi pekebun penting untuk menghadapi berbagai tantangan dalam pengelolaan perkebunan rakyat. Pengetahuan yang tepat diharapkan membantu petani meningkatkan produktivitas sekaligus menjaga kualitas hasil kelapa sawit.
Pemkab OKU berharap pelatihan tersebut memberikan dampak nyata terhadap peningkatan kapasitas pekebun di daerah. Peningkatan produktivitas perkebunan juga diharapkan memperkuat ekonomi masyarakat yang menggantungkan penghasilan pada sektor kelapa sawit.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....