Sinergi TNI/Polri, Camat, hingga Kades di Pemulutan Sasar Wilayah Rawan Karhutla

  • 26 Agt 2026 07:15 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Polsek Pemulutan melaksanakan patroli dan imbauan pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) pada Senin, 24 Agustus 2026, pukul 13.00-15.30 WIB di daerah rawan.
  • Kegiatan melibatkan Kapolsek Pemulutan AKP Nugrah Angga Oktari, Camat Pemulutan Barat Aswan Sopian, Bhabinkamtibmas, Babinsa Koramil, dan kepala desa di Kecamatan Pemulutan.
  • Upaya pencegahan Karhutla dilakukan secara berkelanjutan melalui kolaborasi multipihak untuk menjaga kelestarian lingkungan dan mencegah bencana kebakaran hutan dan lahan.

RRI.CO.ID, Ogan Ilir- Upaya mencegah kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) terus dilakukan Polsek Pemulutan bersama sejumlah pihak. Pencegahan tersebut dengan melakukan patroli sekaligus imbauan di daerah yang rawan terjadi kebakaran hutan dan lahan (karhutla).

Kegiatan dilaksanakan pada Senin, 24 Agustus 2026, mulai pukul 13.00 WIB hingga 15.30 WIB, dengan melibatkan Kapolsek Pemulutan AKP Nugrah Angga Oktari dan Camat Pemulutan Barat Aswan Sopian. Selain itu juga diikuti para Bhabinkamtibmas Polsek Pemulutan, Babinsa Koramil Pemulutan serta para kepala desa di Kecamatan Pemulutan.

Patroli menyasar sejumlah lokasi yang rawan karhutla di wilayah pemulutan, di antaranya kawasan Tol Palindra, Desa Teluk Kecapi, Desa Aurstanding dan Desa Ibul Besar I. Kehadiran petugas di lapangan menjadi langkah preventif untuk mendeteksi lebih awal potensi terjadinya Karhutla sekaligus mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran yang dapat memicu meluasnya api.

Dalam kegiatan tersebut, personel juga memberikan edukasi kepada masyarakat mengenai bahaya dan dampak Karhutla. Kebakaran yang tidak segera ditangani dapat meluas serta menimbulkan kerusakan lingkungan, mengganggu kesehatan masyarakat dan berdampak terhadap aktivitas warga.

Kapolres Ogan Ilir AKBP Rizka Aprianti menegaskan bahwa pencegahan Karhutla membutuhkan sinergi dan kepedulian seluruh pihak. Menurutnya, patroli dan edukasi secara rutin merupakan langkah penting untuk mencegah munculnya titik api, khususnya di wilayah yang memiliki potensi rawan Karhutla.

“Saya mengajak seluruh masyarakat untuk bersama-sama menjaga lingkungan dan tidak melakukan pembakaran hutan maupun lahan. Apabila menemukan titik api, segera laporkan kepada petugas agar dapat ditangani dengan cepat sebelum meluas,” tegas Kapolres Ogan Ilir.

Kapolres juga mengapresiasi sinergi Polsek Pemulutan bersama TNI, pemerintah kecamatan, pemerintah desa dan seluruh unsur terkait yang terus melakukan patroli serta memberikan edukasi kepada masyarakat. “Penanganan Karhutla bukan hanya menjadi tanggung jawab Polri, tetapi tanggung jawab kita bersama,” ungkapnya.

Dengan sinergi dan kepedulian masyarakat, Polres Ogan Ilir berharap dapat mencegah Karhutla sekaligus melindungi lingkungan, kesehatan dan aktivitas masyarakat. Kegiatan berakhir pada pukul 15.30 WIB dan berjalan aman serta kondusif

“Patroli dan himbauan tersebut sekaligus menjadi bentuk kesiapsiagaan bersama dalam menghadapi potensi Karhutla di wilayah hukum Polsek Pemulutan. Petugas mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau aktivitas yang berpotensi menimbulkan kebakaran,” pungkas kapolres.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....