Polda Sumsel Gelar Gebyar Kemerdekaan dan Layanan Publik di Monpera
- 24 Agt 2026 18:10 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Polda Sumatera Selatan menyelenggarakan Gebyar Kemerdekaan RI ke-81 di Monumen Perjuangan Rakyat Palembang pada Minggu, 23 Agustus 2024 dengan melibatkan olahraga, perlombaan rakyat, dan layanan publik.
- Kegiatan ini dipimpin oleh Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana dengan tujuan memperkuat kedekatan dan hubungan baik antara Polri dan masyarakat setempat.
- Senam pagi bersama menjadi pembuka acara yang menciptakan suasana santai dan penuh kebersamaan antara personel Polri dan masyarakat umum.
RRI.CO.ID, Palembang - Kawasan Monumen Perjuangan Rakyat (Monpera) Palembang yang biasanya riuh oleh lalu lintas kota berubah hangat pada Minggu, 23 Agustus 2026. Sejak pukul 06.00 WIB, ratusan warga memadati pelataran monumen bersejarah tersebut untuk berolahraga sekaligus memanfaatkan rangkaian layanan publik gratis yang diboyong jajaran Polda Sumatera Selatan.
Bukan sekadar perayaan seremonial biasa, Gebyar Kemerdekaan Republik Indonesia ke-81 ini menjadi ajang bagi kepolisian untuk mencopot sekat formalitas. Anggota Polri dan warga berbaur tanpa jarak, mulai dari senam pagi bersama hingga berlaga di berbagai arena permainan rakyat.
Di sudut lapangan, tenda pemeriksaan kesehatan milik Dokkes Polda Sumsel tak pernah sepi antrean. Warga yang selesai berolahraga memanfaatkan kesempatan tersebut untuk mengecek kadar gula darah hingga berkonsultasi medis secara gratis. Tak jauh dari situ, unit Samsat Keliling disiagakan, mempermudah warga mengurus administrasi kendaraan tanpa perlu meluangkan waktu khusus di hari kerja.
| Baca juga: Waspada Doxing dan Phishing di Era Digital |
Wakapolda Sumsel Brigjen Pol. Rony Samtana, menegaskan, esensi peringatan kemerdekaan harus menyentuh sisi kemanusiaan dan persatuan di tingkat akar rumput.
“Semangat kemerdekaan perlu diisi dengan kegiatan positif yang memperkuat persatuan dan kepedulian. Polri akan terus hadir bersama masyarakat melalui kegiatan yang memberikan manfaat dan mempererat hubungan antara kepolisian dengan warga,” ujar Rony di sela kegiatan.
Gelak tawa pecah saat kompetisi tradisional dimulai. Anak-anak hingga orang dewasa antusias mengikuti perlombaan khas 17-an, seperti balap karung, estafet sarung, makan kerupuk, dan balap kelereng. Gelaran ini kian meriah dengan bagan pembagian door prize yang disiapkan panitia untuk warga yang beruntung.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya menjelaskan bahwa integrasi antara hiburan dan layanan publik merupakan strategi kepolisian untuk membangun komunikasi yang lebih terbuka dengan masyarakat.
“Kami mengerahkan layanan kesehatan dan Samsat Keliling sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat. Interaksi langsung seperti ini penting untuk memperkuat komunikasi, kepercayaan, dan partisipasi warga dalam menjaga keamanan serta ketertiban bersama,” jelas Nandang.
Kemeriahan Gebyar Kemerdekaan di Monpera ditutup dengan penyerahan hadiah bagi para pemenang lomba dan sesi foto bersama. Melalui pendekatan yang humanis dan menyasar langsung kebutuhan dasar warga, kepolisian berupaya menjadikan momentum kemerdekaan sebagai ruang merawat kemitraan yang berkelanjutan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....