Palembang Masih Defisit 3.000 Kantong Darah Per Bulan, PMI Pacu Donor Darah

  • 18 Agt 2026 18:05 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Palembang membutuhkan 7.000 kantong darah per bulan dari seluruh rumah sakit namun PMI Kota Palembang hanya mampu mengumpulkan 4.000 hingga 5.000 kantong, menciptakan defisit 2.000 hingga 3.000 kantong setiap bulan.
  • PMI Kota Palembang menggelar aksi donor darah pada Selasa, 17 Agustus 2026, bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Hotel Novotel Palembang untuk menutupi celah pasokan darah.
  • Kelangkaan stok darah di Palembang merupakan kondisi signifikan yang dialami setiap bulannya dan menjadi tantangan bagi fasilitas kesehatan baik rumah sakit swasta maupun negeri.

RRI.CO.ID, Palembang - Palembang menghadapi kelangkaan stok darah yang cukup signifikan tiap bulannya. Kebutuhan fasilitas kesehatan di seluruh rumah sakit swasta maupun negeri di Kota Palembang mencapai 7.000 kantong darah per bulan, sedangkan PMI Kota Palembang baru mampu mengumpulkan kisaran 4.000 hingga 5.000 kantong.

Kondisi tersebut memicu defisit berkisar antara 2.000 hingga 3.000 kantong darah setiap bulan. Untuk menutupi celah pasokan itu, PMI Kota Palembang menggelar aksi donor darah bertepatan dengan peringatan HUT ke-81 Republik Indonesia di Hotel Novotel Palembang, Selasa, 17 Agustus 2026.

Ketua PMI Kota Palembang, Dewi Sastrani Ratu Dewa, menegaskan, pentingnya konsistensi masyarakat dalam mendonorkan darah secara berkala demi menjamin keselamatan jiwa para pasien yang membutuhkan transfusi.

"Kebutuhan rumah sakit di Palembang mencapai 7.000 kantong darah per bulan, sementara pasokan kita baru sekitar 4.000 sampai 5.000 kantong. Melalui aksi kemanusiaan di momen kemerdekaan ini, kami menargetkan terhimpun 300 kantong darah tambahan," ujar Dewi Sastrani Ratu Dewa.

Dewi menjelaskan bahwa pengerahan kegiatan donor darah dapat dilakukan secara fleksibel oleh instansi, komunitas, maupun swasta. Cukup dengan mengajukan surat permohonan resmi ke PMI Kota Palembang, tim medis beserta peralatan operasional akan langsung dikirimkan ke lokasi penunjukan.

Selain mengelola pasokan darah, pergerakan relawan PMI Kota Palembang mencakup kesiapsiagaan bencana, penyediaan armada ambulans darurat, penanganan kebakaran, hingga aksi khusus penanganan evakuasi jenazah di lapangan.

Kiprah kemanusiaan relawan juga menjangkau wilayah di luar Sumatra Selatan. Dalam beberapa bencana nasional seperti di Aceh, Padang, hingga Nusa Tenggara Timur (NTT), PMI Palembang memberangkatkan armada logistik berisi bahan pokok serta menyalurkan bantuan dana masyarakat secara langsung ke titik bencana.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....