Kebakaran Lahan Mendekati Bypass Indralaya, Polda Sumsel Upayakan Pemadaman

  • 20 Agt 2026 14:14 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Kebakaran hutan dan lahan terjadi di Jalan Sriwijaya Raya, Sungai Rambutan, Indralaya Utara, Ogan Ilir pada Senin malam 17 Agustus 2026 dengan api terus menjalar ke arah permukiman warga.
  • Personel Operasi Aman Nusa II Polda Sumsel bergerak cepat untuk mengendalikan api agar tidak mencapai badan jalan dan permukiman di sisi lain.
  • Penanganan kebakaran dilakukan pada malam hari dalam kondisi penerangan terbatas yang menambah tantangan operasional.

RRI.CO.ID, Ogan Ilir - Kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terjadi di kawasan Jalan Sriwijaya Raya, Sungai Rambutan, Kecamatan Indralaya Utara, Kabupaten Ogan Ilir, Sumatera Selatan, Senin malam 17 Agustus 2026. Kobaran api terus menjalar dan mulai mendekati permukiman warga.

Personel Operasi Aman Nusa II Polda Sumsel bergerak cepat untuk mengendalikan api agar tidak mencapai badan jalan dan menyeberang ke sisi lain yang mengarah ke permukiman. Penanganan dilakukan di tengah kondisi malam dengan penerangan terbatas.

Mobil pemadam karhutla milik Ditsamapta Polda Sumsel dikerahkan untuk menyiram area di sekitar jalur api. Pembasahan dilakukan untuk membatasi pergerakan api sekaligus mencegah kobaran merambat menuju Jalan Bypass Indralaya dan permukiman warga.

Setelah kobaran di sekitar akses jalan berhasil dikendalikan, personel melanjutkan penyisiran untuk menemukan titik yang masih mengeluarkan asap dan berpotensi menyimpan bara. Mesin pompa gendong digunakan untuk melakukan pembasahan secara berulang di sejumlah titik.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya mengatakan, penanganan karhutla dilakukan secara cepat dan terukur, terutama ketika titik api berada dekat dengan akses publik dan permukiman masyarakat. Petugas terus melakukan pemadaman, penyekatan, dan pembasahan agar api tidak meluas.

“Kami prioritaskan mencegah api menjalar ke arah jalan dan permukiman serta memastikan kondisi di lokasi benar-benar aman,” ujar Nandang. Ia menambahkan, titik yang masih berpotensi menimbulkan api kembali terus dipantau dan dilakukan pembasahan secara menyeluruh,"ujar Kombes Pol Nandang Mu'min Wijaya.

Hingga Senin malam, personel Ops Aman Nusa II Polda Sumsel masih berada di lokasi untuk melanjutkan pemadaman, penyisiran, dan pembasahan. Kondisi lahan yang kering menjadi tantangan dalam penanganan karhutla. Polisi juga mengimbau masyarakat tidak melakukan pembakaran lahan untuk mencegah kebakaran meluas.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....