Pemkab OKI Targetkan Enam Wilayah Terpencil Teraliri Listrik
- 18 Agt 2026 07:50 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Pemerintah Kabupaten OKI menargetkan enam desa dan dusun yang belum teraliri listrik mendapatkan akses listrik paling lambat akhir Desember 2026.
- Perluasan jaringan listrik dilakukan melalui dua metode: penyambungan ke jaringan PLN dan pembangunan PLTS komunal, disesuaikan dengan kondisi geografis masing-masing wilayah.
- Bupati H. Muchendi Mahzareki menekankan bahwa akses listrik merupakan bagian krusial dari pembangunan yang harus didistribusikan secara merata ke seluruh lapisan masyarakat.
RRI.CO.ID, OKI - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menargetkan enam desa dan dusun yang hingga kini belum mendapatkan akses listrik dapat teraliri paling lambat akhir Desember 2026.
Perluasan akses listrik tersebut akan dilakukan melalui jaringan PLN maupun pembangkit listrik tenaga surya (PLTS) komunal. Pilihan skema disesuaikan dengan kondisi geografis dan tingkat keterjangkauan masing-masing wilayah.
Upaya tersebut menjadi bagian dari agenda Pemkab OKI untuk mempercepat pemerataan layanan dasar, terutama bagi masyarakat yang tinggal di kawasan terpencil.
Bupati OKI Muchendi Mahzareki mengatakan akses listrik merupakan bagian penting dari pembangunan yang manfaatnya harus dirasakan masyarakat secara merata.
“Program yang dijalankan harus betul-betul tepat sasaran. Kita ingin, dengan perjuangan bersama, menjadi daerah maju,” kata Muchendi saat menjadi inspektur upacara HUT ke-81 Kemerdekaan RI di halaman Pemkab OKI, Senin, 17 Agustus 2026.
Enam wilayah yang masuk dalam target perluasan akses listrik tersebut berada di tiga kecamatan. Di Kecamatan Cengal, wilayah yang ditargetkan meliputi Dusun Lembah Sunyi, Sungutan Nyahmat, Bagan Sipur dan Ladang Begantung di Desa Sungai Jeruju.
Sementara di Kecamatan Tanjung Lubuk, pemerintah menargetkan Dusun Talang Jawa di Desa Jukdadak. Satu wilayah lainnya adalah Dusun Seriguna di Desa Seriguna, Kecamatan Teluk Gelam.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman (PRKP) OKI Beni Akbari mengatakan pembangunan infrastruktur kelistrikan terus dipercepat dengan mempertimbangkan kondisi masing-masing wilayah.
“Targetnya, wilayah-wilayah tersebut sudah mendapatkan aliran listrik pada akhir Desember 2026,” kata Beni.
Persoalan akses menjadi salah satu tantangan dalam memperluas jaringan listrik di OKI. Tidak semua kawasan dapat dengan mudah dijangkau jaringan listrik konvensional.
Desa Gajah Mati dan Dusun SP 7 Desa Karang Sia di Kecamatan Sungai Menang menjadi contoh wilayah dengan tantangan geografis cukup berat. Selain akses jalan yang terbatas, kawasan tersebut berada dekat dengan perairan sehingga pembangunan jaringan PLN membutuhkan pendekatan berbeda.
Untuk wilayah seperti itu, Pemkab OKI mengusulkan penggunaan PLTS komunal sebagai alternatif. Pemerintah desa juga diminta menyiapkan lahan yang nantinya dapat digunakan untuk pembangunan pembangkit listrik tenaga surya tersebut.
Bagi Pemkab OKI, kondisi geografis yang luas dan beragam memang membuat pembangunan tidak bisa dilakukan dengan satu pola yang sama. Infrastruktur kelistrikan harus disesuaikan dengan karakter kawasan agar program tidak berhenti pada pembangunan jaringan, tetapi benar-benar menghasilkan akses listrik bagi masyarakat.
Muchendi mendorong kolaborasi pemerintah, masyarakat, dunia usaha dan berbagai pemangku kepentingan untuk mempercepat pemerataan tersebut. Menurut dia, semangat kemerdekaan salah satunya dapat diwujudkan melalui kerja bersama menghadirkan layanan dasar bagi masyarakat yang selama ini belum menikmatinya.
Akses listrik di wilayah terpencil diharapkan tidak hanya membuat aktivitas rumah tangga menjadi lebih mudah. Kehadiran listrik juga membuka ruang bagi kegiatan ekonomi, pendidikan dan usaha masyarakat untuk berkembang.
Dengan target akhir Desember 2026, Pemkab OKI kini mengejar penyelesaian akses listrik di enam wilayah tersebut, sembari menyiapkan alternatif PLTS komunal bagi kawasan yang sulit dijangkau jaringan PLN.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....