Bupati OKI: Pemerataan Layanan Dasar Kunci Kesejahteraan

  • 18 Agt 2026 07:40 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Bupati OKI Muchendi Mahzareki menekankan bahwa pemerataan layanan dasar merupakan kunci utama untuk mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur.
  • Pemerintah Kabupaten OKI berkomitmen untuk memperluas akses kebutuhan dasar seperti air bersih dan listrik hingga ke wilayah terpencil.
  • Kemerdekaan harus diwujudkan melalui pembangunan yang manfaatnya dapat dirasakan oleh seluruh lapisan masyarakat, tidak hanya kelompok tertentu.

RRI.CO.ID, OKI - Bupati Ogan Komering Ilir (OKI) Muchendi Mahzareki menegaskan pemerataan layanan dasar menjadi salah satu kunci mewujudkan masyarakat yang adil dan makmur. Pemerintah Kabupaten OKI terus mendorong agar kebutuhan dasar seperti air bersih dan listrik dapat diakses masyarakat hingga ke wilayah terpencil.

Hal itu disampaikan Muchendi saat menjadi inspektur upacara peringatan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia di halaman Pemkab OKI, Senin, 17 Agustus 2026.

Menurut Muchendi, kemerdekaan tidak cukup dimaknai melalui upacara dan perayaan. Semangat kemerdekaan harus terlihat dari pembangunan yang manfaatnya benar-benar dirasakan masyarakat, termasuk mereka yang tinggal jauh dari pusat pemerintahan.

“Kita tentu ingin masyarakat sejahtera. Karena itu, program yang dijalankan harus betul-betul tepat sasaran. Kita ingin, dengan perjuangan bersama, menjadi daerah maju,” kata Muchendi.

Ia mengatakan keberhasilan pembangunan tidak semata-mata diukur dari pertumbuhan ekonomi atau banyaknya pembangunan fisik. Pemerintah juga memiliki tanggung jawab memastikan layanan dasar tersedia secara merata, terutama di kawasan yang memiliki tantangan geografis.

OKI memiliki wilayah yang luas dengan kondisi geografis yang beragam. Situasi tersebut membuat pemerataan pembangunan membutuhkan kerja bersama, bukan hanya mengandalkan pemerintah daerah.

Muchendi menyebut kolaborasi dengan masyarakat, dunia usaha, pemerintah pusat dan berbagai pemangku kepentingan menjadi bagian penting dalam mempercepat pemenuhan kebutuhan dasar masyarakat.

“Ini harus dilakukan dengan guyub, gotong royong, kebersamaan, dan saling peduli. Di Kabupaten OKI banyak suku, adat, dan budaya. Ini merupakan kekuatan dan anugerah bagi Kabupaten OKI,” ujarnya.

Salah satu persoalan yang menjadi perhatian pemerintah daerah adalah akses air bersih. Muchendi mencontohkan Kecamatan Air Sugihan yang masih menghadapi keterbatasan sumber dan jaringan air bersih.

Untuk mengatasi persoalan tersebut, Pemkab OKI mendorong kerja sama dengan pemerintah pusat dan pihak perusahaan. Penyediaan layanan air bersih dilakukan melalui kolaborasi dengan PDAM, dengan harapan jaringan yang tersedia nantinya dapat diperluas hingga ke rumah-rumah warga.

“Di Air Sugihan sudah berdiri PDAM yang dikerjasamakan dengan perusahaan, dibantu pemerintah pusat dan daerah. Nanti akan berkontribusi menyambungkan ke rumah-rumah,” kata Muchendi.

Upaya tersebut menjadi bagian dari agenda pemerataan pembangunan di OKI. Pemerintah daerah ingin pembangunan tidak hanya terkonsentrasi di wilayah yang relatif mudah dijangkau, tetapi juga menyentuh masyarakat di kawasan terpencil.

Bagi Muchendi, keberagaman masyarakat OKI juga menjadi modal penting untuk mencapai tujuan tersebut. Perbedaan suku, adat dan budaya tidak seharusnya menjadi sekat, melainkan kekuatan untuk membangun daerah secara bersama-sama.

Semangat kemerdekaan, kata dia, pada akhirnya harus bermuara pada peningkatan kualitas hidup masyarakat. Pemerataan akses layanan dasar menjadi salah satu cara memastikan pembangunan benar-benar hadir hingga ke lapisan masyarakat yang paling membutuhkan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....