Polda Sumsel Perkuat Mitigasi Karhutla Melalui Sinergi Lintas Sektor
- 15 Agt 2026 07:50 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Polda Sumatera Selatan melakukan sosialisasi dan imbauan pencegahan Karhutla di Kabupaten Banyuasin melalui penggabungan edukasi masyarakat, deteksi dini, dan sinergi lintas sektor.
- Kegiatan pencegahan Karhutla melibatkan Forkopimcam, Manggala Agni Banyuasin, pemerintah desa, Babinsa, pelajar, dan perwakilan perusahaan perkebunan untuk memperkuat komitmen bersama.
- Upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan difokuskan untuk menekan potensi Karhutla yang berdampak pada lingkungan dan kehidupan masyarakat Sumatera Selatan.
RRI.CO.ID, Palembang - Polda Sumatera Selatan terus memperkuat upaya pencegahan kebakaran hutan dan lahan (Karhutla) dengan mengedepankan sinergi lintas sektor, edukasi masyarakat, serta deteksi dini. Langkah tersebut dilakukan untuk menekan potensi Karhutla yang dapat berdampak terhadap lingkungan dan kehidupan masyarakat.
Salah satunya melalui sosialisasi dan imbauan pencegahan Karhutla yang digelar Polsek Tungkal Ilir di Aula Kantor Desa Teluk Tenggulang, Kecamatan Tungkal Ilir, Kabupaten Banyuasin, Jumat, 14 Agustus 2026. Kegiatan dipimpin Kapolsek Tungkal Ilir IPTU Habel Kevin Siegers dengan melibatkan unsur Forkopimcam, Manggala Agni Banyuasin, pemerintah desa, Babinsa, pelajar SMAN 1 Tungkal Ilir, serta perwakilan perusahaan perkebunan.
Dalam kegiatan tersebut, masyarakat diingatkan tidak membuka maupun membersihkan lahan dengan cara membakar. Selain merusak lingkungan, pembakaran lahan dapat menimbulkan dampak terhadap kesehatan, aktivitas ekonomi, hingga keamanan dan ketertiban masyarakat.
Kapolres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino, mengatakan pencegahan harus menjadi langkah utama dalam menghadapi ancaman Karhutla. Ia mengajak masyarakat, perusahaan, pemerintah desa, TNI, dan seluruh pemangku kepentingan meningkatkan pengawasan serta segera melaporkan apabila menemukan titik api atau potensi kebakaran.
"Pencegahan harus menjadi prioritas utama dalam mengantisipasi ancaman Karhutla. Ia mengimbau masyarakat, perusahaan, pemerintah desa, TNI, dan seluruh pihak terkait untuk bersama-sama meningkatkan pengawasan serta segera melaporkan jika menemukan titik api atau indikasi terjadinya kebakaran," ujar Risnan
Menurutnya, penanganan Karhutla tidak hanya dilakukan ketika api sudah muncul. Kesadaran masyarakat dan kepedulian seluruh pihak sejak dini menjadi faktor penting untuk mencegah api berkembang dan meluas.
Sementara itu, Kabid Humas Polda Sumsel, Kombes Pol. Nandang Mu’min Wijaya, menegaskan, Polda Sumsel bersama jajaran terus memperkuat kolaborasi dengan pemerintah daerah, TNI, Manggala Agni, dunia usaha, dan masyarakat. Polri juga akan mengoptimalkan edukasi, sosialisasi, pemantauan, serta respons cepat terhadap setiap potensi Karhutla.
"Polda Sumsel berharap sinergi lintas sektor yang dibangun hingga tingkat desa mampu meningkatkan kesadaran dan partisipasi masyarakat dalam menjaga lingkungan. Upaya tersebut diharapkan dapat menekan potensi Karhutla sekaligus menjaga Sumatera Selatan tetap aman, sehat, dan terbebas dari dampak asap," ujar Nandang.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....