Jembatan Merah Putih Polri Bantu 900 Warga Desa Lalang Banyuasin

  • 14 Agt 2026 23:14 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Peresmian Jembatan Merah Putih Polri dilaksanakan secara terpusat oleh Presiden dan Kapolri melalui konferensi video pada 13 Agustus 2026.
  • Jembatan di Desa Lalang, Kecamatan Sembawa, Kabupaten Banyuasin memiliki panjang 14 meter dan lebar 1,5 meter, memberikan manfaat langsung bagi 900 warga.
  • Jembatan ini memangkas perjalanan warga sejauh 4,5 kilometer dan menghemat waktu tempuh hingga 25 menit untuk berbagai kebutuhan masyarakat.

RRI.CO.ID, Banyuasin - Jembatan Merah Putih Polri di Desa Lalang, Banyuasin, memangkas jarak perjalanan warga hingga 4,5 kilometer dan waktu tempuh sekitar 25 menit. Jembatan sepanjang 14 meter dan lebar 1,5 meter itu kini memberikan akses lebih mudah bagi sekitar 900 warga.

Peresmian Jembatan Merah Putih Polri berlangsung serentak melalui konferensi video bersama Presiden Republik Indonesia dan Kapolri pada Kamis, 13 Agustus 2026. Jembatan di Desa Lalang, Kecamatan Sembawa, menjadi salah satu infrastruktur yang diresmikan di Sumatera Selatan.

Sebelum jembatan tersedia, masyarakat harus menggunakan jalur yang lebih jauh untuk menjalankan aktivitas sehari-hari. Kehadiran jembatan kini memperpendek perjalanan warga sekaligus memudahkan akses untuk kebutuhan sosial dan ekonomi.

Kapolda Sumatera Selatan Irjen Pol. Sandi Nugroho mengatakan pembangunan infrastruktur yang menjawab kebutuhan dasar menjadi bentuk kehadiran Polri di tengah masyarakat. Menurutnya, manfaat pembangunan dapat dirasakan langsung ketika fasilitas publik mampu meningkatkan kemudahan dan kualitas hidup warga.

“Pembangunan infrastruktur yang menjawab kebutuhan dasar masyarakat menjadi wujud nyata kehadiran Polri dalam memberikan manfaat langsung bagi warga,” ujar Sandi.

Program Jembatan Merah Putih juga menjangkau sejumlah wilayah lain di Sumatera Selatan. Polda Sumsel bersama jajaran Polres dan Polrestabes mencatat 81 jembatan dalam program tersebut, dengan 74 jembatan telah selesai dan tujuh lainnya masih dibangun.

Sebanyak 74 jembatan yang telah selesai dibangun memberikan manfaat kepada sekitar 100.900 jiwa. Setelah seluruh 81 jembatan rampung, jumlah penerima manfaat diperkirakan mencapai sekitar 111.600 jiwa.

Kabid Humas Polda Sumsel Kombes Pol. Nandang Mu'min Wijaya mengatakan pembangunan jembatan berorientasi pada kebutuhan masyarakat yang menghadapi keterbatasan akses dan konektivitas. Ia menilai manfaatnya mencakup mobilitas warga, aktivitas ekonomi, pendidikan, sosial, serta hubungan antarwilayah.

“Jembatan ini bukan sekadar pembangunan fisik, tetapi yang terpenting adalah manfaat yang dirasakan masyarakat,” tuturnya.

Nandang menilai momentum HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia semakin bermakna ketika pembangunan menghadirkan kemudahan bagi masyarakat. Program tersebut sekaligus menjadi bagian dari komitmen Polda Sumsel dan jajaran menghadirkan pelayanan yang memberikan dampak nyata.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....