Rakor Evaluasi Karhutla Sumsel, Korem 044/Gapo Perkuat Sinergi dan Kesiapan
- 11 Agt 2026 18:42 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang — Danrem 044/Gapo Brigjen TNI Khabib Mahfud, S.I.P., M.M. selaku Dansatgas Operasi memimpin Rapat Koordinasi Evaluasi Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Provinsi Sumatera Selatan Tahun 2026 di Kantor BPBD Provinsi Sumsel, Selasa 11 Agustus 2026.
Rakor yang diikuti unsur TNI-Polri, BPBD, BNPB, BMKG, pemerintah daerah dan instansi terkait tersebut menjadi sarana untuk mengevaluasi efektivitas langkah pencegahan, deteksi dini, dan penanggulangan Karhutla, sekaligus mengidentifikasi capaian, kendala, serta langkah perbaikan ke depan.
Dalam rapat disampaikan, tercatat 7.067 hotspot dengan luas Karhutla sekitar 664,97 hektare. Kondisi El Nino kategori kuat dan puncak musim kemarau Agustus–September menjadi perhatian serius.
Sebanyak 11.567 personel gabungan disiapkan, didukung helikopter patroli dan lima helikopter water bombing. Sementara Polda Sumsel telah menangani 9 kasus dengan 9 tersangka terkait pembakaran lahan.
Danrem 044/Gapo menegaskan pencegahan, deteksi dini, dan respons cepat harus menjadi prioritas. Korem 044/Gapo bersama seluruh stakeholder terus memperkuat patroli terpadu, edukasi masyarakat, kesiapan personel dan peralatan, serta penegakan hukum.
“Jangan sampai lengah. Tingkatkan patroli, optimalkan deteksi dini, perkuat edukasi kepada masyarakat, dan pastikan seluruh sumber daya siap digerakkan apabila terjadi keadaan darurat,” tegas Danrem.
Danrem mengapresiasi seluruh pihak yang telah bekerja keras dalam pencegahan dan penanganan Karhutla. Ia berharap rakor menjadi momentum untuk memperkuat sinergi, meningkatkan koordinasi, mengoptimalkan sistem deteksi dini, serta menyamakan langkah dalam menghadapi ancaman Karhutla di Sumatera Selatan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....