Polres Banyuasin Perkuat Sinergi Hadapi Ancaman Karhutla

  • 11 Agt 2026 16:26 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Banyuasin – Polres Banyuasin menggelar rapat koordinasi penanggulangan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) untuk memperkuat kesiapsiagaan serta sinergi lintas sektor menghadapi potensi karhutla di Kabupaten Banyuasin. Rakor berlangsung di Aula ICC Polres Banyuasin, Senin, 10 Agustus 2026.

Rakor dipimpin Kapolres Banyuasin, AKBP Risnan Aldino, dan diikuti unsur TNI, Pemerintah Kabupaten Banyuasin, BPBD, Manggala Agni, dinas terkait, para kapolsek, camat, lurah, serta perwakilan pemerintah desa. Pertemuan tersebut menjadi bagian dari langkah antisipasi menghadapi ancaman kebakaran selama musim kemarau.

Pembahasan difokuskan pada pemetaan wilayah yang memiliki tingkat kerawanan tinggi. Selain itu, peserta membahas mekanisme pemantauan, deteksi dini, kesiapan personel, serta dukungan sarana dan prasarana untuk mempercepat penanganan ketika ditemukan titik api.

Kapolres Banyuasin menekankan pentingnya pertukaran informasi secara cepat antara petugas di lapangan dan seluruh unsur terkait. Setiap laporan mengenai munculnya titik api harus segera ditindaklanjuti agar kebakaran tidak meluas.

"Respons cepat menjadi kunci dalam penanganan karhutla," ujar Kapolres melalui Kasi Humas Polres Banyuasin, IPTU Abu Bakar.

Menurutnya, pencegahan tidak dapat hanya mengandalkan aparat. Keterlibatan masyarakat diperlukan, terutama dengan tidak membuka atau membersihkan lahan menggunakan metode pembakaran.

Selain pencegahan, rakor juga membahas kesiapan patroli dan pemantauan di kawasan yang dinilai rawan. Koordinasi antarlembaga akan ditingkatkan untuk memastikan personel dan peralatan dapat digerakkan secara cepat apabila terjadi kebakaran.

"Karhutla harus kita cegah dan tangani secara bersama-sama," katanya.

Polres Banyuasin juga menegaskan penanganan hukum akan dilakukan terhadap pihak yang terbukti menyebabkan kebakaran melalui pembakaran hutan atau lahan, sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan. Edukasi kepada masyarakat tetap menjadi bagian penting untuk mencegah kejadian serupa.

Melalui rakor tersebut, seluruh pemangku kepentingan di Kabupaten Banyuasin diharapkan semakin siap menghadapi potensi karhutla. Penguatan sinergi dan kesiapsiagaan dilakukan untuk melindungi masyarakat, lingkungan, serta aktivitas perekonomian dari dampak kebakaran.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....