Dari Lahan Kosong, Bupati OKI Resmikan Sekolah Rakyat Terintegrasi
- 11 Agt 2026 14:50 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 OKI resmi beroperasi setelah lokasi yang sebelumnya berupa lahan kosong kini menjadi kompleks pendidikan berasrama.
- Sebanyak 184 anak dari keluarga tidak mampu menjadi peserta didik pertama yang mendapatkan kesempatan pendidikan di sekolah tersebut.
- Bupati Muchendi Mahzareki secara resmi membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah pada 10 Agustus 2026 sebagai penanda dimulainya aktivitas pendidikan.
RRI.CO.ID, OKI - Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI), Sumatera Selatan, mulai beroperasi setelah kawasan yang setahun lalu masih berupa lahan kosong kini berubah menjadi lingkungan pendidikan berasrama. Sebanyak 184 anak dari keluarga tidak mampu mulai mengikuti pendidikan di sekolah tersebut.
Bupati OKI, Muchendi Mahzareki membuka Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) pada Senin, 10 Agustus 2026. Pembukaan tersebut menjadi penanda dimulainya aktivitas pendidikan di gedung baru Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 OKI.
Muchendi mengatakan pembangunan Sekolah Rakyat di OKI merupakan hasil dari upaya pemerintah daerah untuk menghadirkan program pendidikan bagi keluarga tidak mampu. Menurutnya, keberadaan sekolah tersebut menjadi bukti bahwa program yang sebelumnya dinilai sulit diwujudkan kini dapat terealisasi.
“Rasanya baru kemarin kita berdiri di sini, di hamparan lahan yang masih kosong, yang dulu kami pikir sulit dan hampir mustahil, hari ini bisa terwujud,” ujarnya.” kata Muchendi.
Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 OKI kini dilengkapi ruang pendidikan dan berbagai fasilitas pendukung, mulai dari asrama, kantin, laboratorium komputer, perpustakaan hingga lapangan olahraga. Seluruh fasilitas tersebut disiapkan untuk mendukung kegiatan belajar siswa selama menjalani pendidikan.
Kepala Sekolah Rakyat Terintegrasi 1 OKI, Devi Mardianti mengatakan pengembangan sekolah tidak hanya diarahkan pada pencapaian akademik tetapi juga pembentukan karakter dan pengembangan potensi siswa. Ia menargetkan sekolah tersebut menjadi sekolah unggulan dan rujukan pendidikan berasrama di OKI.
“Fasilitas yang tersedia mudah-mudahan dapat dimanfaatkan sebaik-baiknya oleh anak-anak. Kami berharap fasilitas ini bisa mendorong motivasi mereka untuk belajar, berkembang, dan meraih prestasi,” ujar Devi.
Penyelenggaraan Sekolah Rakyat melibatkan kolaborasi lintas sektor. Kementerian Sosial, Pemerintah Kabupaten OKI, Dinas Sosial, PLN, PDAM dan Dinas Kesehatan turut mendukung pelaksanaan program tersebut agar layanan pendidikan dan kebutuhan siswa dapat berjalan secara optimal.
Perwakilan Kementerian Sosial, Feri Aprianto, meminta para siswa memanfaatkan kesempatan pendidikan yang telah diberikan. Ia menyampaikan pesan Presiden Prabowo Subianto agar para siswa bersungguh-sungguh dalam belajar karena pendidikan yang dijalani saat ini akan menentukan masa depan mereka.
"Pesan Presiden Prabowo Subianto agar siswa bersungguh-sungguh dalam belajar karena pendidikan yang dijalani saat ini akan menentukan masa depan. Belajar, belajar, belajar. Yang dilakukan hari ini akan menentukan masa depan kalian,” kata Feri.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....