Air Mengering, Manggala Agni Gali Embung Darurat Padamkan Karhutla Sumsel

  • 08 Agt 2026 22:50 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang- Sejumlah wilayah yang terjadi Kebakaran hutan dan lahan di Sumatera Selatan semakin menghadapi tantangan. Musim kemarau yang semakin Panjang menyebabkan sumber air dibeberapa wilayah mulai mengering.

Akibatnya pemadaman api karhutla menjadi tantangan bagi Tim Manggala Agni yang mulai mempersiapkan rencana sementara untuk ketersediaan air. Rencana itu mengharuskan petugas Manggala Agni tidak hanya pemadaman namun juga membangun infrastruktur darurat.

“Hampir seluruh lokasi kebakaran mulai mengalami kesulitan mendapatkan sumber air akibat hari tanpa hujan yang semakin Panjang. Ketersediaan air menjadi salah satu faktor penting dalam menentukan keberhasilan operasi pemadaman,” ucap Kepala Balai Pengendali Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra Kementerian Kehutanan Ferdian Kristanto, Sabtu, 8 Agustus 2026.

Ferdian mengatakan, pihaknya mengerahkan alat berat untuk membuka akses menuju sumber air sekaligus memperdalam kanal yang mulai mongering. “Kanal tersebut diupayakan kembali dapat menampung air sehingga bisa digunakan sebagai sumber air bagi petugas pemadam ketika api semakin meluas,” ucapnya.

Selain itu, memperdalam kanal, Manggala Agni juga membuat sejumlah embung di sekitar lokasi operasi. Embung tersebut dibuat dengan jarak sekitar 50 meter antara satu titik dan titik lainnya.

“Langkah ini dilakukan untuk menyediakan cadangan air sementara bagi petugas yang harus bergerak lebih jauh ke area kebakaran. Sehingga petugas tidak hanya memadamkan namun juga membangun sejumlah infrastruktur seperti embung,” ucapnya.

Manggala Agni saat ini terus melakukan pemadaman karhutla di sejumlah wilayah. Kecamatan Tulung Selapan Kabupaten Ogan Komering Ilir menjadi salah satu fokus utama penanganan di Sumatera Selatan yang saat ini masih dalam proses pemadaman. Terbaru tadi malam, Jumat 7 Agustus Tim Manggala Agni bersama sejumlah pihak juga melakukan pemadaman di Desa Palemraya Kabupaten Ogan Ilir.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....