Karhutla Tulung Selapan OKI, Manggala Agni Tambah Dua Regu dari Jambi
- 09 Agt 2026 15:57 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Tim Manggala Agni menambah dua regu pemadaman dari Wilayah Kerja Jambi untuk menangani kebakaran hutan di Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir.
- Satu regu dari Wilayah Kerja Sarolangun dan satu regu dari Muara Tebo diturunkan langsung ke lokasi kebakaran untuk memperkuat upaya pemadaman.
- Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra menyatakan Kecamatan Tulung Selapan menjadi titik fokus utama penanganan kebakaran hutan saat ini.
RRI.CO.ID, OKI - Tim Manggala Agni menambah dua regu pemadam dari wilayah kerja Jambi untuk menangani kebakaran hutan dan lahan (karhutla) di Kecamatan Tulung Selapan, Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI). Penambahan personel dilakukan di tengah kendala medan yang sulit dijangkau dan sumber air yang semakin terbatas.
Dua regu tambahan tersebut masing-masing berasal dari wilayah kerja Sarolangun dan Muara Tebo. Keduanya bergabung dengan satu regu Manggala Agni yang sebelumnya telah melakukan operasi pemadaman bersama regu pemadam dari perusahaan swasta di lokasi kebakaran.
Kepala Balai Pengendalian Kebakaran Hutan Wilayah Sumatra, Ferdian Krisnanto mengatakan Tulung Selapan menjadi salah satu titik fokus penanganan karhutla di Kabupaten OKI.
"Titik fokus besar karhutla saat ini ada di Tulung Selapan," kata Ferdian, Jumat, 7 Agustus 2026.
Menurut Ferdian, operasi pemadaman menghadapi dua kendala utama, yakni akses menuju lokasi kebakaran dan ketersediaan air. Kondisi medan membuat sebagian area tidak mudah dijangkau personel melalui jalur darat.
"Tim pemadaman darat kesulitan menuju lokasi terjadinya karhutla. Kondisi ini membuat tim darat membutuhkan bantuan alat berat untuk membuka akses menuju lokasi," ujarnya.
Keterbatasan air juga menjadi persoalan karena hari tanpa hujan semakin panjang. Tim bersama pihak terkait kemudian menggunakan alat berat untuk memperdalam kanal guna mencari sumber air yang masih tersedia di sekitar lokasi kebakaran.
"Alat berat juga digunakan memperdalam kanal untuk mendapatkan air karena hampir semua lokasi kebakaran mulai sulit air akibat hari tanpa hujan yang semakin panjang," tuturnya.
Untuk mempercepat penanganan, Manggala Agni juga membuat embung-embung kecil di sekitar area operasi. Embung tersebut ditempatkan dengan jarak sekitar 50 meter agar dapat menjadi cadangan air sekaligus memudahkan personel mengisi pasokan ketika bergerak lebih jauh ke area kebakaran.
"Langkah cepat yang kami lakukan sekarang adalah memastikan ketersediaan air untuk operasi pemadaman. Salah satunya dengan memperdalam kanal dan membuat embung-embung sebagai cadangan air di dekat lokasi kebakaran," katanya.
Sebelumnya, satu regu Manggala Agni telah beroperasi di Tulung Selapan bersama regu pemadam dari Sinarmas Grup. Penambahan dua regu dari Jambi diharapkan memperkuat operasi pemadaman di wilayah yang menjadi salah satu fokus penanganan karhutla OKI tersebut.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....