Cek Kesehatan Gratis Dorong Deteksi Dini Penyakit
- 07 Agt 2026 06:12 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) diperluas untuk menjangkau semua kelompok usia dari bayi baru lahir hingga lanjut usia guna meningkatkan deteksi dini penyakit di masyarakat.
- Puskesmas didorong untuk aktif menjangkau masyarakat melalui sekolah, komunitas, kegiatan organisasi, dan menjalin kerja sama dengan fasilitas kesehatan jejaring.
- Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer dan Tradisional Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. Uke Veronika, memimpin perluasan cakupan program kesehatan ini dengan berbagai strategi inovatif.
RRI.CO.ID, Palembang - Program Cek Kesehatan Gratis (CKG) terus diperluas sebagai upaya meningkatkan deteksi dini berbagai penyakit di masyarakat. Program ini menyasar seluruh kelompok usia, mulai bayi baru lahir, anak sekolah, dewasa, hingga lanjut usia.
Kepala Seksi Pelayanan Kesehatan Primer dan Tradisional Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan, dr. Uke Veronika, mengatakan perluasan cakupan dilakukan melalui berbagai strategi. Puskesmas didorong aktif menjangkau masyarakat melalui sekolah, komunitas, kegiatan organisasi, hingga menjalin kerja sama dengan fasilitas kesehatan jejaring.
Menurut dr. Uke, pendekatan tersebut diperlukan karena jumlah sasaran pemeriksaan kesehatan di Sumatera Selatan sangat besar. Karena itu, seluruh puskesmas diminta lebih proaktif mencari lokasi yang memungkinkan banyak masyarakat berkumpul untuk pelaksanaan CKG.
“Kami sudah bukan hanya harus berlari, tetapi seperti naik jet agar target pemeriksaan kesehatan tahun 2026 dapat tercapai." Ujar dr. Uke dalam Dialog Palembang Menyapa Pro 1 RRI Palembang, Rabu, 5 Agustus 2026.
Koordinator CKG dan UKS Puskesmas Sabokingking, drg. M. Haikal, mengatakan keterlibatan orang tua menjadi salah satu kunci keberhasilan pelaksanaan CKG di sekolah. Antusiasme tersebut terlihat dari partisipasi orang tua dalam mengisi formulir skrining kesehatan sebelum pemeriksaan dilakukan.
Ia menjelaskan hasil pemeriksaan nantinya disampaikan kembali kepada orang tua sebagai bahan evaluasi kondisi kesehatan anak. "Jika ditemukan faktor risiko atau gangguan kesehatan, siswa akan diarahkan memperoleh penanganan lebih lanjut di fasilitas kesehatan," ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Puskesmas Sabokingking, drg. Kiki Ayu Marlina, memastikan pelayanan CKG tidak akan mengganggu pasien yang datang berobat. Puskesmas telah menyiapkan jalur prioritas dan ruang pemeriksaan khusus agar pelayanan tetap berjalan efektif dan waktu tunggu masyarakat lebih singkat.
Ia menambahkan, pemeriksaan dalam program CKG lebih lengkap dibandingkan skrining kesehatan biasa karena mencakup pemeriksaan fisik, laboratorium, hingga pemeriksaan lanjutan sesuai faktor risiko yang ditemukan. “Rugi sekali kalau masyarakat tidak memanfaatkan cek kesehatan gratis ini karena layanannya lengkap dan tanpa biaya,” ujar drg. Kiki.
Dinas Kesehatan Provinsi Sumatera Selatan berharap masyarakat memanfaatkan program CKG secara rutin setiap tahun sebagai langkah pencegahan penyakit. Pemeriksaan kesehatan sejak dini dinilai mampu meningkatkan peluang pengobatan lebih cepat, mencegah komplikasi, serta mendorong terbentuknya budaya hidup sehat di tengah masyarakat
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....