Tungkal Ilir Expo 2026 Jadi Ajang Promosi UMKM dan Produk Unggulan Banyuasin

  • 06 Agt 2026 15:15 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Bupati Askolani membuka Tungkal Ilir Expo ke-9 di Kecamatan Tungkal Ilir, Banyuasin pada Rabu, 5 Agustus 2026.
  • Expo mengusung tema 'Banyuasin Bangkit, Adil, Sejahtera dan Berkelanjutan, UMKM Maju, Rakyat Bersatu, Ekonomi Tumbuh' untuk memperkuat UMKM dan infrastruktur desa.
  • Kegiatan ini diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi lokal di Kabupaten Banyuasin.

RRI.CO.ID, Banyuasin - Pemerintah Kabupaten Banyuasin memanfaatkan Tungkal Ilir Expo ke-9 sebagai sarana memperkuat usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) sekaligus mempercepat pembangunan infrastruktur desa. Kegiatan tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat melalui pengembangan potensi lokal.

Bupati Banyuasin Askolani membuka Tungkal Ilir Expo ke-9 sekaligus meninjau sejumlah pembangunan di Kecamatan Tungkal Ilir, Rabu, 5 Agustus 2026. Expo mengusung tema "Banyuasin Bangkit, Adil, Sejahtera dan Berkelanjutan, UMKM Maju, Rakyat Bersatu, Ekonomi Tumbuh."

Dalam kunjungan tersebut, Askolani didampingi jajaran organisasi perangkat daerah, Polsek Tungkal Ilir, Koramil Tungkal Ilir, pemerintah kecamatan, serta pemerintah desa. Rangkaian kegiatan dipusatkan di Desa Karang Mulya.

Askolani mengatakan penyelenggaraan Tungkal Ilir Expo yang rutin dilaksanakan setiap tahun menunjukkan komitmen pemerintah kecamatan dalam mengembangkan potensi ekonomi masyarakat. Menurutnya, kegiatan tersebut menjadi ruang promosi produk unggulan desa sekaligus memperluas peluang pemasaran bagi pelaku UMKM.

"Saya mengapresiasi Tungkal Ilir Expo yang terus dilaksanakan setiap tahun. Kegiatan ini menjadi ruang bagi desa untuk memperkenalkan produk unggulan sekaligus mendorong masyarakat mengembangkan potensi ekonomi lokal," ujarnya.

Bupati kemudian meninjau stan UMKM dari sejumlah desa dan melihat berbagai produk yang dipamerkan. Ia mendorong masyarakat tidak hanya menjual hasil produksi dalam bentuk bahan mentah, tetapi mengembangkannya menjadi produk olahan yang memiliki nilai tambah.

"Kalau bisa, produk daerah kita sendiri yang mengolah dan menjualnya agar nilai jualnya meningkat," katanya.

Selain memperkuat sektor UMKM, Askolani memastikan pembangunan jalan penghubung antardesa di Kecamatan Tungkal Ilir tetap dilanjutkan secara bertahap. Infrastruktur tersebut diprioritaskan untuk meningkatkan aksesibilitas masyarakat, khususnya menuju Desa Karang Mulya dan Desa Karang Anyar.

Menurutnya, pembangunan jalan sebelumnya telah mencapai delapan kilometer, terdiri atas enam kilometer pada tahap awal dan tambahan dua kilometer berikutnya. Pekerjaan sempat tertunda akibat pandemi Covid-19, namun kembali dilanjutkan dengan menyesuaikan kemampuan keuangan daerah.

Rangkaian kunjungan juga diisi dengan peletakan batu pertama pembangunan TK Carita Melia di Desa Karang Mulya serta peresmian Gedung Desa Karang Mulya. Pemerintah Kabupaten Banyuasin menegaskan penguatan UMKM dan pembangunan infrastruktur akan terus dilakukan secara berkelanjutan untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....