Pengecoran Jalinsum KM 17-18, Polisi Siapkan Rekayasa Arus
- 05 Agt 2026 13:50 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Satlantas Polres Banyuasin menyiapkan pengaturan arus bergantian dari arah Betung dan Palembang.
- Personel ditempatkan di Simpang Sementul, persimpangan, SPBU Sukajadi hingga KM 12.
- Tim disiapkan untuk menangani kendaraan mogok, kecelakaan dan gangguan lain yang dapat memperpanjang antrean.
RRI.CO.ID, Banyuasin – Pengecoran ruas Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum) Kilometer 17 hingga 18 di Kabupaten Banyuasin berpotensi memperlambat arus kendaraan. Untuk mencegah antrean semakin panjang, Satuan Lalu Lintas Polres Banyuasin menyiapkan sejumlah rekayasa lalu lintas selama pekerjaan berlangsung.
Salah satu skema yang disiapkan yakni sistem buka-tutup. Arus kendaraan dari arah Betung dan Palembang akan diatur secara bergantian menyesuaikan kondisi di lapangan.
Kasatlantas Polres Banyuasin AKP Sayyid Malik mengatakan pengaturan tidak akan terpaku pada pola tertentu, tetapi disesuaikan dengan kepadatan kendaraan.
“Kami siapkan sistem buka-tutup untuk mengatur arus kendaraan,” ujar Sayyid Malik di Mapolres Banyuasin, Rabu, 5 Agustus 2026.
Selain mengatur arus di lokasi pekerjaan, personel ditempatkan di sejumlah titik yang berpotensi menjadi lokasi penumpukan kendaraan. Di antaranya Simpang Sementul, beberapa persimpangan, kawasan SPBU Sukajadi hingga Kilometer 12.
Polisi juga menyiapkan patroli bergerak untuk mengantisipasi kondisi yang dapat membuat antrean semakin panjang. Petugas akan mendatangi lokasi apabila terdapat kendaraan mogok, kecelakaan lalu lintas maupun pengguna jalan yang membutuhkan bantuan.
“Kami juga siagakan tim patroli untuk mengantisipasi kendaraan mogok dan kecelakaan,” katanya.
Langkah tersebut penting karena satu kendaraan yang berhenti di tengah antrean dapat dengan cepat mempersempit ruang gerak kendaraan lainnya. Polisi akan berupaya agar gangguan semacam itu segera ditangani dan tidak berkembang menjadi kemacetan yang lebih panjang.
Pengemudi yang terjebak antrean juga diminta tidak mengambil jalur berlawanan arah untuk mencari celah. Selain berbahaya, tindakan tersebut berpotensi menghambat arus dari arah sebaliknya.
Polres Banyuasin berkoordinasi dengan jajaran kepolisian sektor, instansi terkait dan pihak pengelola pekerjaan jalan. Koordinasi dilakukan untuk memastikan kendaraan dari persimpangan yang hendak masuk maupun keluar tetap dapat bergerak tanpa mengganggu arus utama.
Perhatian khusus diberikan kepada kendaraan angkutan berat. Polisi mendorong pengemudi mempertimbangkan jalur alternatif apabila kepadatan di Jalinsum sudah terlalu panjang.
Koordinasi juga dapat dilakukan dengan jajaran kepolisian lalu lintas di wilayah lain, termasuk Jambi, Bengkulu dan Lampung, terutama apabila kepadatan berdampak terhadap perjalanan kendaraan antardaerah.
Masyarakat yang menemukan kecelakaan, kendaraan mogok atau gangguan lalu lintas lainnya diminta segera melapor kepada kepolisian melalui layanan darurat 110. Laporan tersebut diharapkan membantu petugas terdekat bergerak lebih cepat ke lokasi.
Selama pekerjaan pengecoran berlangsung, personel Satlantas Polres Banyuasin akan terus memantau kondisi arus. Pengguna Jalinsum diminta mematuhi rambu dan arahan petugas serta mengutamakan keselamatan selama melintasi kawasan pekerjaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....