Enam Besar Lomba Senam SAPA Bangkitkan Semangat Sekolah Berprestasi

  • 30 Jul 2026 22:00 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Lomba Senam SAPA 129 diselenggarakan dalam rangka Hari Anak Nasional 2026 di Palembang pada 28 Juli 2026 dengan melibatkan 80 peserta dari tingkat SD, SMP, dan SMA se-Sumatera Selatan.
  • Lomba dilaksanakan dua tahap: seleksi online melalui media sosial dengan pengiriman video, kemudian 6 tim terbaik dari setiap kategori berlomba secara luring di kantor DPPPA Provinsi Sumatera Selatan.
  • Ajang ini merupakan platform bagi pelajar untuk menunjukkan kreativitas sekaligus menyuarakan kampanye perlindungan anak sebagai bentuk edukasi dan kesadaran masyarakat.

RRI.CO.ID, Palembang – Pelaksanaan Lomba Senam Sahabat Perempuan dan Anak (SAPA) 129 dalam rangka Hari Anak Nasional 2026 menjadi ajang bagi pelajar untuk menunjukkan kreativitas sekaligus menyuarakan kampanye perlindungan anak. Ada 6 Finalis dari setiap tingkat SD,SMP dan SMA Se-Sumatera Selatan bertemu dan berlomba secara luring di kantor Dinas Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak (DPPPA) Provinsi Sumatera Selatan, Selasa, 28 Juli 2026.

Kepala Bidang Pemberdayaan Anak DPPPA Sumsel, Yunedi Mukal, mengatakan, lomba dimulai dengan seleksi online, peserta mengirim video melalui media sosial. Ada 80 peserta dari seluruh kategori yang bersaing, dan di ambil 6 tim disetiap kategori.

“Ada 21 tim SD, 38 tim SMP dan 21 tim SMA ikut berpartisipasi dalam lomba Senam SAPA 129. Setelah penilaian diambil 6 pesera terbaik yang akan berlomba kembali di final untuk memperebutkan juara 1 hingga juara harapan 3,” ujar Yunedi.

Guru pendamping SMP Negeri 19 Palembang, Ardiansa, mengaku bangga setelah tim sekolahnya berhasil masuk enam besar meski hanya memiliki waktu persiapan selama dua hari.

"Anak-anak memanfaatkan waktu yang singkat untuk berlatih. Kami tidak menyangka bisa masuk enam besar, sehingga ini menjadi pencapaian yang membanggakan," katanya.

Ia menjelaskan, sekolah rutin melaksanakan program "Kamis Sehat" sehingga peserta telah terbiasa melakukan aktivitas senam setiap pekan.

Sementara itu, Pembina OSIS SMP Negeri 12 Palembang dan juga guru pedamping, Muhammad Iqbal Ardianto, mengatakan, timnya mempersiapkan lomba secara matang sejak surat edaran diterima sekitar sepekan sebelum penilaian.

"Kami berusaha memenuhi seluruh kriteria lomba sehingga anak-anak tampil maksimal. Masuk enam besar menjadi kebanggaan bagi sekolah," ujarnya.

Menurutnya, variasi koreografi yang ditampilkan peserta menjadi bagian dari kreativitas, sementara hasil akhir sepenuhnya diserahkan kepada dewan juri.

Hal senada disampaikan Pembina Ekstrakurikuler Tari SMP Negeri 12 Palembang, Clara Loca Presista Noer. Ia menjelaskan, gerakan dasar senam telah ditentukan panitia, sedangkan sekolah hanya mengembangkan variasi pola lantai dalam produksi video.

“Proses pembuatan video juga mendapat dukungan penuh dari pihak sekolah, termasuk Kepala SMP Negeri 12 Palembang, Sukma Esi,” tambahnya.

Menurut Yunaedi, selain lomba Senam SAPA 129, DPPPA Sumatera Selatan juga menggelar lomba video pendek bertema pencegahan kekerasan terhadap anak, perundungan (bullying), dan penggunaan gawai secara bijak. Lomba tersebut diikuti ratusan peserta dari jenjang SD, SMP, hingga SMA/sederajat melalui pengiriman karya video ke media sosial masing-masing peserta.

"Melalui lomba ini kami ingin mengajak anak-anak menjadi agen kampanye perlindungan anak di lingkungan mereka. Media sosial dipilih agar pesan tentang pencegahan kekerasan, anti-bullying, dan penggunaan gawai secara bijak dapat menjangkau masyarakat lebih luas," kata Yunaedi.

Sebagai penutup rangkaian Hari Anak Nasional, DPPPA Sumsel akan menggelar penyerahan penghargaan pada Senin, 3 Agustus 2026 di Griya Agung. Kegiatan tersebut juga akan diramaikan lomba melukis di atas gerabah yang diikuti 50 peserta dari jenjang TK dan SD secara gratis dengan hadiah berupa piagam dan berbagai hadiah menarik.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....