Bupati OKI Muchendi Dukung KAHMI Beri Masukan bagi Kebijakan Daerah

  • 26 Jul 2026 22:56 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • MD KAHMI OKI menegaskan komitmen mengawal pembangunan daerah melalui gagasan intelektual.
  • KAHMI siap berkontribusi dalam Musrenbang melalui rekomendasi kebijakan berbasis data dan kajian ilmiah.
  • Bupati OKI Muchendi Mahzareki mendukung keterlibatan KAHMI dalam penyusunan kebijakan daerah.

RRI.CO.ID, OKI - Majelis Daerah Korps Alumni Himpunan Mahasiswa Islam (KAHMI) Kabupaten Ogan Komering Ilir (OKI) menegaskan komitmennya mengawal pembangunan daerah melalui pemikiran berbasis ilmu pengetahuan. Organisasi tersebut juga menyatakan siap berkontribusi dalam penyusunan kebijakan melalui forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang).

Komitmen itu disampaikan dalam pelantikan pengurus MD KAHMI OKI periode 2026–2031 di Pendopo Rumah Dinas Bupati OKI, Sabtu, 25 Juli 2026. Pelantikan menjadi momentum memperkuat peran KAHMI sebagai mitra strategis pemerintah daerah.

Ketua Umum MD KAHMI OKI, Alexsander Bastomi, mengatakan KAHMI harus melampaui fungsi sebagai wadah silaturahmi alumni. Menurutnya, organisasi tersebut perlu berkembang menjadi komunitas intelektual yang mampu menawarkan solusi atas berbagai persoalan daerah.

"KAHMI harus menjadi komunitas epistemik, yaitu jaringan intelektual yang menghasilkan gagasan berbasis ilmu pengetahuan untuk membantu menyelesaikan persoalan daerah," ujarnya.

Alexsander menegaskan KAHMI siap berpartisipasi dalam Musrenbang Kabupaten OKI. Keterlibatan tersebut diharapkan memperkuat proses penyusunan kebijakan melalui rekomendasi yang berbasis data dan kajian ilmiah.

Ia menilai alumni HMI memiliki latar belakang keilmuan dan profesi yang beragam. Potensi tersebut dapat menjadi modal penting dalam memperkaya perspektif pembangunan daerah.

"Kami ingin ikut berada di ruang-ruang perencanaan. Potensi intelektual yang dimiliki alumni HMI harus diterjemahkan menjadi rekomendasi yang memberi manfaat bagi pembangunan Kabupaten OKI," ujarnya.

Bupati OKI, Muchendi Mahzareki, menyambut baik komitmen tersebut. Ia berharap KAHMI aktif mengikuti Musrenbang dan menyampaikan gagasan konstruktif untuk meningkatkan kualitas pembangunan daerah.

"Kami berharap KAHMI dapat berpartisipasi dalam Musrenbang dan menyampaikan ide-ide konstruktif. Dengan latar belakang keilmuan dan profesi yang beragam, kami yakin KAHMI mampu memberikan masukan yang bernilai bagi pembangunan daerah," ujarnya.

Menurut Muchendi, pembangunan memerlukan kolaborasi antara pemerintah dan seluruh elemen masyarakat. Ia berharap KAHMI menjadi jembatan dialog, penyejuk di tengah perbedaan, sekaligus mitra pemerintah dalam memberikan pemahaman kepada masyarakat mengenai dinamika pembangunan.

Ketua Umum Majelis Wilayah KAHMI Sumatera Selatan, Joncik Muhammad, juga mengajak seluruh pengurus menjaga relevansi organisasi. Menurutnya, KAHMI harus terus memperkuat kolaborasi, menghadirkan kritik yang konstruktif, dan memberikan kontribusi intelektual bagi pembangunan daerah.

"KAHMI harus menjadi kekuatan intelektual yang memberi manfaat. Ketika terjadi polarisasi, KAHMI menjadi penyejuk. Ketika ada perbedaan, menjadi jembatan. Dan ketika menghadapi kebuntuan, menghadirkan solusi," ujarnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....