Jembatan Sungai Sekanak Lambidaro PIM, Salah Satu Pusat Jajanan UMKM Malam di Rusun

  • 27 Jul 2026 08:28 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Kawasan kuliner Sungai Sekanak Lambidaro di belakang Palembang Indah Mall menjadi pusat jajanan malam yang ramai dikunjungi masyarakat Palembang.
  • Deretan UMKM kuliner di kawasan ini menawarkan berbagai pilihan makanan seperti dimsum, kebab, lumpia, sempol ayam, bola-bola ayam, dan jajanan kekinian dengan harga terjangkau.
  • Lokasi strategis berdekatan dengan pusat perbelanjaan, rumah susun, dan permukiman warga membuat kawasan tersebut mampu menggerakkan aktivitas ekonomi pelaku UMKM secara signifikan.

RRI.CO.ID, Palembang - Deretan Usaha Mikro, Kecil dan Menengah (UMKM) kuliner di kawasan Jembatan Sungai Sekanak atau Sungai Sekanak Lambidaro, belakang Palembang Indah Mall (PIM), Jalan Radial, Kecamatan Bukit Kecil, Kota Palembang, menjadi salah satu pusat jajanan malam yang ramai dikunjungi masyarakat. Lokasi yang strategis menjadikan kawasan tersebut mampu menggerakkan aktivitas ekonomi para pelaku UMKM.

Kawasan kuliner ini menawarkan beragam pilihan makanan, seperti dimsum, kebab, lumpia, sempol ayam, bola-bola ayam, hingga aneka jajanan kekinian dengan harga yang terjangkau. Letaknya yang berdekatan dengan pusat perbelanjaan, rumah susun dan permukiman warga membuat kawasan tersebut menjadi tujuan favorit masyarakat untuk berburu kuliner pada malam hari.

Salah seorang pelaku UMKM, Vina (28), pemilik Dimsum Mentai, mengatakan dirinya memilih berjualan di kawasan Jembatan Sungai Sekanak karena lokasi tersebut telah dikenal sebagai sentra pedagang kuliner dengan arus lalu lintas yang ramai.

"Para pedagang mulai membuka lapak sekitar pukul 15.00 WIB hingga pukul 23.00 WIB. Sementara itu, jumlah pembeli biasanya mulai meningkat pada pukul 19.00 WIB. Keramaian cenderung lebih tinggi pada akhir pekan dibandingkan hari biasa," ujar Vina. Sabtu 25 Juli 2026.

Ia menjelaskan, sebagian besar pelanggan berasal dari penghuni rumah susun di sekitar lokasi, pengunjung yang baru pulang dari Palembang Indah Mall, hingga kalangan remaja yang datang untuk menikmati jajanan malam bersama teman maupun keluarga.

Menu andalan di gerainya adalah dimsum mentai yang dijual dengan harga mulai Rp10 ribu hingga Rp25 ribu per porsi. Dalam kondisi paling ramai, penjualan dimsum mentai dapat mencapai sekitar 10 pembeli dalam sehari, namun pada akhir pekan dapat mencapai 20 hingga 25 pembeli dalam sehari.

Vina berharap kawasan UMKM Jembatan Sungai Sekanak Lambidaro semakin berkembang sehingga mampu menarik lebih banyak pengunjung. Menurutnya, meningkatnya jumlah pembeli akan memberikan dampak positif bagi keberlangsungan usaha para pedagang kecil.

Sementara itu, salah seorang pembeli, Aca (15) warga Bukit Kecil, mengaku cukup sering membeli jajanan di kawasan tersebut karena lokasinya dekat dengan tempat tinggal. Ia menilai banyaknya pilihan makanan dengan harga yang terjangkau menjadi alasan utama dirinya kembali berbelanja.

"Kalau mau jajan tinggal jalan kaki. Pilihan makanannya juga banyak, harganya murah, jadi saya sering beli di sini. Semoga ke depannya semakin ramai dan pilihan makanannya juga semakin banyak," ucapnya.

Keberadaan kawasan UMKM kuliner Jembatan Sungai Sekanak Lambidaro menunjukkan bahwa ruang publik dapat berkembang menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat.

Dukungan lokasi yang strategis serta tingginya mobilitas warga pada malam hari diharapkan mampu mendorong pertumbuhan UMKM sekaligus memperkuat kawasan tersebut sebagai salah satu destinasi kuliner di Kota Palembang.

Laporan: Wulan Permata Sari, Mahasiswa Magang Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....