Selama Belasan Tahun Warung Nasi Goreng Somber Engon Tetap Ekonomis

  • 24 Jul 2026 07:47 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Warung Nasi Goreng Somber Engon di Palembang mempertahankan harga Rp13 ribu per porsi selama lebih dari 13 tahun meski harga bahan baku meningkat.
  • Pemilik memilih menjaga kualitas, porsi, dan cita rasa makanan tanpa mengurangi isi, dengan penyesuaian hanya pada penyajian kerupuk.
  • Harga terjangkau, porsi lengkap, dan rasa yang konsisten membuat warung ini tetap diminati berbagai kalangan, terutama mahasiswa, pekerja, dan keluarga.

RRI.CO.ID, Palembang - Di tengah menjamurnya tempat makan dan kenaikan harga bahan baku, Warung Nasi Goreng Somber Engon di Jalan Parameswara, Kecamatan Ilir Barat I, Kota Palembang, tetap mempertahankan harga Rp13 ribu per porsi selama lebih dari 13 tahun. Dengan harga tersebut, pelanggan sudah mendapatkan nasi goreng lengkap dengan lima pelengkap, yakni telur dadar, tumisan hati ayam, acar, kubis, dan timun.

Warung yang dikelola Yono (58) sejak 2012 itu menjadi salah satu pilihan masyarakat untuk makan malam. Selain melayani pembeli secara langsung, warung tersebut juga menerima pesanan melalui aplikasi GoFood dengan nama Sate Madura 99 Parameswara.

Yono mengatakan sejak awal dirinya ingin menyediakan makanan yang dapat dinikmati semua kalangan. Karena itu, ia berusaha mempertahankan harga jual meski biaya produksi beberapa kali meningkat.

"Alhamdulillah sampai sekarang masih bertahan. Dari dulu memang kami ingin jualan yang bisa dinikmati semua kalangan, jadi sebisa mungkin harga tetap kami pertahankan," ujarnya. Rabu 22 Juli 206.

Selain nasi goreng, warung tersebut juga menyediakan mi goreng, mi tumis, mi kuah, kwetiau goreng, sate Madura, dan soto. Namun, nasi goreng tetap menjadi menu favorit pelanggan karena harganya terjangkau dengan porsi yang lebih lengkap dibandingkan kebanyakan warung sejenis.

"Kalau dibandingkan tempat lain, harga segini biasanya cuma nasi goreng. Di sini sudah dapat telur dadar, tumisan hati ayam, acar, kubis, sama timun. Yang penting pembeli kenyang dan puas," katanya.

Menurut Yono, kenaikan harga bahan baku menjadi tantangan terbesar dalam menjalankan usaha. Namun, ia memilih tidak mengurangi kualitas bahan maupun isi nasi goreng. Penyesuaian hanya dilakukan pada penyajian kerupuk yang kini dibungkus satu per satu.

"Kalau harga bahan naik memang berat. Tapi saya tidak mau mengurangi rasa ataupun isi makanannya. Paling yang berubah cuma kerupuk. Dulu pembeli bebas ambil, sekarang kami bungkus satu per satu. Selebihnya tetap sama," ujarnya.

Yono menambahkan konsistensi rasa menjadi kunci mempertahankan pelanggan. Seluruh bumbu diracik dengan takaran yang sama setiap hari agar cita rasa nasi goreng tetap terjaga. "Kalau orang sudah cocok sama rasanya, jangan sampai berubah. Itu yang kami jaga sampai sekarang," katanya.

Warung Nasi Goreng Somber Engon mulai beroperasi setiap hari pukul 18.00 WIB hingga 23.00 WIB. Waktu paling ramai terjadi pada pukul 19.00 WIB, terutama pada Jumat, Sabtu, dan Minggu. Dalam sehari, penjualan nasi goreng berkisar 50 hingga 120 porsi, bahkan dapat meningkat hingga 150 porsi sehari.

Pelanggan warung berasal dari berbagai kalangan, mulai dari pekerja, keluarga, mahasiswa, hingga anak kos. Lokasinya yang berada di kawasan Parameswara dan dekat sejumlah kampus membuat warung ini cukup dikenal di kalangan mahasiswa.

Salah seorang pelanggan, Aza (20) mahasiswa asal Batam yang sedang menjalani program magang di Palembang, mengaku kerap membeli nasi goreng maupun sate di warung tersebut. Menurutnya, harga yang terjangkau, porsi yang lengkap, dan cita rasa yang konsisten menjadi alasan ia sering datang maupun memesan melalui GoFood.

"Saya biasanya pesan nasi goreng sama sate. harganya cocok buat mahasiswa sama anak magang. Dengan Rp13 ribu sudah dapat porsi yang banyak dan rasanya juga enak," ujarnya. Ia berharap kualitas dan harga yang dipertahankan selama ini tetap menjadi ciri khas Warung Nasi Goreng Somber Engon.

Laporan: Wulan Permata Sari, Mahasiswa magang Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....