Warung Boja Kembali Ramai Seiring Berakhirnya Libur Sekolah
- 19 Jul 2026 15:23 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Warung Boja di Jalan Mayor Santoso, Palembang kembali ramai dikunjungi pelajar setelah libur sekolah berakhir dengan peningkatan pelanggan dari pagi hingga malam hari.
- Warung Boja telah menjadi pusat kuliner favorit masyarakat sejak tahun 2014 dengan menawarkan menu beragam seperti nasi goreng, seblak, bakso, mi ayam, dan pecel lele dengan harga terjangkau.
- Selain sebagai tempat makan, Warung Boja juga berfungsi sebagai lokasi berkumpul sosial karena beberapa warung menyediakan permainan gap dan catur untuk pengunjung.
RRI.CO.ID, Palembang - Kembalinya aktivitas belajar mengajar setelah libur sekolah meningkatkan omzet pedagang di kawasan Warung Boja, Kota Palembang. Jumlah pengunjung yang didominasi pelajar naik signifikan sehingga aktivitas warung kembali ramai sejak pagi hingga malam hari.
Kawasan kuliner di Jalan Mayor Santoso Nomor 20, Kecamatan Ilir Timur I, Palembang, itu kembali dipadati pelanggan sejak sekolah mulai aktif. Kondisi tersebut menghidupkan kembali usaha para pedagang yang sebelumnya mengalami penurunan penjualan selama masa liburan.
Warung Boja dikenal sebagai salah satu pusat kuliner yang berkembang sejak 2014. Kawasan ini menawarkan beragam makanan dan minuman dengan harga terjangkau serta menjadi tempat berkumpul masyarakat.
Menu yang tersedia meliputi nasi goreng, mi instan, seblak, bakso, mi ayam, pecel lele, ayam bakar, hingga aneka gorengan. Beberapa warung juga menyediakan permainan catur dan gap yang menjadi daya tarik tambahan bagi pengunjung.
Saat ditemui Jumat, 17 Juli 2026, pemilik Warkop Bintang, Aryo, mengatakan peningkatan jumlah pelanggan mulai terlihat setelah sekolah kembali beroperasi. Pengunjung sudah berdatangan sejak pukul 08.00 WIB dan terus meningkat hingga malam hari.
"Saat libur sekolah paling banyak hanya sekitar 20 pembeli dalam sehari. Berbeda saat hari sekolah, pengunjung kembali ramai sehingga warung bisa buka lebih lama, bahkan hingga sekitar pukul 24.00 WIB," ujarnya.
Menurut Aryo, selama masa libur sekolah sebagian besar warung memilih menutup usahanya lebih awal karena minim pelanggan. Setelah aktivitas sekolah kembali normal, jumlah pengunjung meningkat menjadi sekitar 80 hingga lebih dari 100 orang setiap hari.
Mayoritas pelanggan berasal dari SMA Negeri 3 Palembang, SMA Negeri 10 Palembang, SMK Negeri 2 Palembang, dan SMK Negeri 3 Palembang. Mahasiswa, pekerja, serta masyarakat sekitar juga turut meramaikan kawasan tersebut.
Peningkatan jumlah pelanggan berdampak langsung terhadap penjualan berbagai menu. Dalam sehari, Warkop Bintang mampu menjual sekitar 50 bungkus mi instan, 100 gelas minuman, dan sekitar 200 gorengan.
Menurut Aryo, menu pecel lele dan ayam bakar paling banyak dicari saat jam makan siang. Sementara pada sore hingga malam hari, pengunjung lebih banyak memesan seblak, mi instan, kopi saset, dan berbagai minuman hangat.
Laporan Wulan Permata Sari, Mahasiswa magang Jurusan Ilmu Komunikasi UIN Raden Fatah Palembang.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....