Masuk SMAN 10 OKU, Polsek Lengkiti Beri Warning Soal Judol dan Napza

  • 16 Jul 2026 21:50 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Polsek Lengkiti melakukan sosialisasi bahaya Napza dan kenakalan remaja di SMA Negeri 10 OKU pada Kamis 16 Juli 2026 dalam rangkaian MPLS tahun ajaran 2026/2027.
  • Kapolsek Lengkiti Iptu Jauhari Effendi menyampaikan materi edukatif meliputi bahaya penyalahgunaan Napza, dampak judi online, pencegahan bullying, kekerasan di sekolah, dan keselamatan berlalu lintas.
  • Kapolsek menekankan pentingnya melindungi generasi penerus dari pengaruh negatif dan mengajak siswa fokus menuntut ilmu, menaati aturan, menghormati guru orang tua, serta bijak menggunakan teknologi.

RRI.CO.ID, OKU- Polsek Lengkiti Polres OKU memberikan sosialisasi bahaya pengguanaan Narkotika, Psikotropika, dan Zat Adiktif (Napza) di SMA Negeri 10 OKU, yang berada Desa Tanjung Lengkayap, Kecamatan Lengkiti, Kamis,16 Juli 2026. Kegiatan yang berlangsung pada pukul 09.00 WIB ini dilakukan dalam Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) tahun ajaran 2026/2027.

Kegiatan ini menjadi bagian upaya Polri membangun karakter generasi muda sekaligus mencegah berbagai bentuk kenakalan remaja. Kapolsek Lengkiti Iptu Jauhari Effendi bersama jajaran Polsek Lengkiti menjadi narasumber pada kegiatan MPLS di SMA Negeri 10 OKU.

Iptu Jauhari menyampaikan berbagai materi edukatif yang bertujuan meningkatkan kesadaran hukum serta membentuk perilaku disiplin dan bertanggung jawab di kalangan pelajar. Materi yang diberikan meliputi bahaya penyalahgunaan Napza dan prilaku negative lainnya.

“Polsek Lengkiti juga memberikan edukasi terkait dampak negatif judi online, pencegahan bullying dan kekerasan di lingkungan sekolah, serta pentingnya tertib berlalu lintas dengan menghindari perilaku berkendara secara ugal-ugalan,” sambungnya.

Kapolsek menegaskan bahwa para pelajar merupakan generasi penerus bangsa yang harus dijaga dari berbagai pengaruh negatif yang dapat merusak masa depan. Ia mengajak seluruh siswa untuk fokus menuntut ilmu, menaati aturan sekolah, menghormati guru dan orang tua, serta bijak dalam menggunakan teknologi dan media sosial.

“Kami berharap para siswa memiliki pemahaman yang lebih baik mengenai risiko penyalahgunaan narkoba, bahaya judi online, dampak bullying, serta pentingnya keselamatan berlalu lintas. Sehingga mampu menjadi pelajar yang berprestasi, berkarakter, dan taat hukum,” tegas kapolsek.

Kegiatan berlangsung dengan tertib, lancar, penuh interaksi edukatif, serta berakhir dalam situasi aman dan kondusif. Kehadiran jajaran Polri disambut antusias oleh para siswa baru yang mengikuti rangkaian MPLS.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....