Uji Karakter, Ratusan Calon Bintara TNI AD Ikuti Seleksi Mental
- 14 Jul 2026 17:40 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Sebanyak 123 calon peserta Diktukba TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 mengikuti seleksi psikologi Gelombang III di Aula Ajendam II/Sriwijaya Palembang pada 13 Juli 2026.
- Seleksi psikologi mencakup tiga aspek utama yaitu kecerdasan, kepribadian, serta minat dan bakat untuk menilai kesiapan mental dan kemampuan calon prajurit.
- Pelaksanaan seleksi dipimpin oleh Tim Pusat Psikologi TNI AD yang dipimpin Mayor Cke (K) Yuni Wulandari dengan standar objektif dan profesional sesuai ketentuan TNI AD.
RRI.CO.ID, Palembang - Langkah ratusan calon bintara untuk mengenakan seragam TNI Angkatan Darat kini memasuki fase krusial. Sebanyak 123 calon peserta Pendidikan Pembentukan Bintara (Diktukba) TNI AD Gelombang II Tahun Anggaran 2026 harus berhadapan dengan rangkaian ujian mental dalam seleksi psikologi Gelombang III.
Ujian penentu ini berlangsung pada Senin, 13 Juli 2026, bertempat di Aula Ajendam II/Sriwijaya Sekojo, Palembang.
Bukan sekadar formalitas di atas kertas, seleksi ini menjadi filter penting untuk menakar isi kepala dan ketahanan mental para calon prajurit. Di sini, kesiapan psikologis, kemampuan berpikir logis, hingga karakter asli mereka dibedah secara mendalam.
Proses penyaringan ketat ini dikomandoi langsung oleh Tim Pusat Psikologi TNI AD yang dipimpin oleh Mayor Cke (K) Yuni Wulandari. Kehadiran tim pusat ini memastikan seluruh tahapan penilaian berjalan objektif, profesional, dan tanpa kompromi terhadap standar yang ada.
"Para peserta harus melewati sejumlah materi tes yang mencakup aspek kecerdasan, kepribadian, serta minat dan bakat. Ketiga aspek ini menjadi indikator penting untuk menilai kemampuan calon prajurit dalam menghadapi berbagai tantangan, baik selama pendidikan maupun saat bertugas di lapangan," ujar Mayor Yuni.
Lewat seleksi psikologi yang berlapis ini, Kodam II/Sriwijaya ingin memastikan hanya calon terbaik yang lolos ke tahap berikutnya. TNI AD membutuhkan perwira bintara yang tidak hanya tangguh secara fisik, tetapi juga memiliki kemampuan intelektual yang matang serta kestabilan emosi yang teruji.
Penyaringan ini menjadi bagian dari investasi jangka panjang TNI AD dalam menjaga kualitas sumber daya manusianya. Dengan standar yang tinggi, setiap calon dituntut mengeluarkan potensi terbaik mereka demi memenuhi syarat mutlak menjadi prajurit.
"Dengan terselenggaranya seleksi ini, kami berharap dapat terjaring calon prajurit terbaik yang memiliki kesiapan mental dan psikologis yang prima. Hal ini menjadi modal penting dalam mendukung profesionalisme serta kesiapan TNI AD menghadapi tantangan tugas ke depan," pungkas Mayor Yuni.
| Baca juga: 315 Calon Bintara TNI AD Ikuti Seleksi Pusat |
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....