Vandalisme di Palembang Masih Marak, Sejumlah Titik Publik Jadi Sasaran Coretan
- 11 Jul 2026 08:37 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Vandalisme di Palembang masih cukup parah, dengan banyak fasilitas umum menjadi sasaran coret-coret.
- Titik rawan vandalisme meliputi halte Demang Lebar Daun, tiang LRT Angkatan 45, Simpang Sekip, Palembang Square (PS), flyover Angkatan 66, dan beberapa area publik lainnya.
- Satpol PP meningkatkan patroli URC pada malam hingga dini hari serta mengajak masyarakat ikut melapor dan menjaga fasilitas umum.
RRI.CO.ID, Palembang - Aksi vandalisme atau coret-coret fasilitas umum di sejumlah wilayah Palembang masih menjadi perhatian. Berdasarkan pantauan tim patroli, beberapa titik diketahui menjadi lokasi yang kerap menjadi sasaran pelaku vandalisme.
Kabid Ketertiban Umum & Ketenteraman Masyarakat Satpol PP Kota Palembang, Budhiman mengatakan, bahwa tingkat vandalisme di Palembang dalam satu tahun terakhir terbilang cukup mengkhawatirkan. Sejumlah fasilitas publik hingga bangunan kosong menjadi objek yang sering dicoret oleh oknum tidak bertanggung jawab.
"Kalau berdasarkan pantauan dari tim patroli, memang lumayan cukup parah. Ada beberapa titik yang rawan menjadi sasaran coret-coretan," ujar Budhiman dalam Dialog Palembang Menyapa RRI, Kamis 9 Juli 2026.
Beberapa lokasi yang sering ditemukan aksi vandalisme di antaranya halte Demang Lebar Daun, tiang LRT kawasan Angkatan 45, ruko-ruko kosong, dinding flyover Angkatan 66, pagar pembatas jalan, hingga kawasan Taman Kota Nusa Indah. Ia juga mengatakan bahwa, salah satu kawasan yang paling sering menjadi sasaran adalah area Simpang Sekip dan sekitar tiang LRT di kawasan Palembang Square (PS) Angkatan 45.
Ia menjelaskan, berdasarkan pemantauan CCTV, pelaku vandalisme diduga merupakan kelompok anak-anak muda yang beraktivitas pada malam hingga dini hari." Yang terpantau dari CCTV, biasanya anak-anak yang keluar pada malam hari, sekitar pukul 23.00 WIB hingga menjelang subuh. Waktu tersebut memang menjadi jam rawan," jelasnya.
Untuk mengantisipasi aksi vandalisme, pihaknya telah menyiagakan tim patroli Unit Reaksi Cepat (URC) yang melakukan pengawasan menggunakan kendaraan roda dua. "Tim patroli kita ada sekitar 10 sampai 15 orang yang bergerak untuk melakukan pemantauan di sejumlah titik rawan," kata Budhiman.
Meski patroli terus dilakukan, Budhiman menyebut aksi vandalisme masih terjadi hingga saat ini. Ia mengimbau masyarakat untuk ikut menjaga fasilitas umum dan segera melaporkan jika menemukan tindakan yang merusak lingkungan kota. "Untuk saat ini masih ada, jadi perlu kerja sama semua pihak agar fasilitas yang sudah dibangun bisa tetap terjaga," ungkapnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....