Parade Ketek Hias Semarakkan Budaya Sungai Musi

  • 28 Jun 2026 22:06 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Sebanyak 60 perahu ketek hias memeriahkan Parade Perahu Ketek Hias di Benteng Kuto Besak
  • Pemerintah Kota Palembang menjadikan kegiatan itu sebagai upaya pelestarian budaya sungai dan penguatan pariwisata
  • Wali Kota Ratu Dewa mengajak masyarakat menjaga Sungai Musi sebagai ruang budaya dan ekonomi bersama

RRI.CO.ID, Palembang - Sebanyak 60 perahu ketek hias memeriahkan kawasan Plaza Benteng Kuto Besak, Palembang. Parade tersebut menarik perhatian masyarakat dan wisatawan yang memadati tepian Sungai Musi.

Kegiatan berlangsung pada Sabtu, 27 Juni 2026, sebagai bagian pelestarian budaya sungai Palembang. Pemerintah Kota Palembang juga memanfaatkannya untuk memperkuat sektor pariwisata berbasis sejarah.

Wali Kota Palembang, Ratu Dewa, hadir didampingi Sekda Aprizal Hasyim pada kegiatan tersebut. Keduanya meninjau langsung parade bersama masyarakat dan komunitas perahu ketek.

Menurut Ratu Dewa, parade itu bukan sekadar hiburan bagi masyarakat. Kegiatan tersebut menjadi penghormatan terhadap warisan budaya yang telah diwariskan turun-temurun.

"Perahu ketek bukan hanya alat transportasi, tetapi bagian dari sejarah dan identitas Kota Palembang sebagai Kota Sungai," ujarnya.

Ia menjelaskan perahu ketek pernah menjadi sarana utama mobilitas masyarakat sebelum Jembatan Ampera dibangun. Warga menggunakannya untuk berdagang, bekerja, dan menjalin hubungan sosial.

Sejarah Palembang juga tidak dapat dipisahkan dari keberadaan Sungai Musi. Sejak masa Sriwijaya, sungai menjadi pusat perdagangan dan pemerintahan kawasan.

Ratu Dewa mengatakan kreativitas peserta menunjukkan tradisi mampu mengikuti perkembangan zaman. Nilai budaya tetap dapat dipertahankan melalui inovasi yang dilakukan masyarakat.

Ia mengapresiasi Paguyuban Pengemudi Perahu Ketek Hias Benteng Kuto Besak atas penyelenggaraan kegiatan tersebut. Puluhan perahu dihias dengan beragam ornamen dan dekorasi menarik.

Menurutnya, parade itu memperindah panorama Sungai Musi dan kawasan wisata kota. Kegiatan tersebut juga mencerminkan semangat kebersamaan dan gotong royong masyarakat.

Pemerintah Kota Palembang berkomitmen mendukung pelestarian budaya dan kearifan lokal daerah. Kolaborasi dengan komunitas dan pelaku usaha akan terus diperkuat.

Sinergi tersebut diharapkan mampu mendorong pertumbuhan pariwisata dan ekonomi kreatif masyarakat. Palembang ditargetkan semakin dikenal sebagai destinasi wisata budaya nasional.

"Mari kita jadikan Sungai Musi bukan hanya kebanggaan sejarah, tetapi ruang budaya dan kebersamaan yang terus hidup," tuturnya.

Ratu Dewa juga mengajak masyarakat menjaga kebersihan dan kelestarian lingkungan Sungai Musi. Pelayanan yang ramah kepada wisatawan dinilai penting bagi kemajuan pariwisata daerah.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....