Bank Sampah Beringin Hasilkan Pupuk Kompos dari 540 Nasabah

  • 27 Jun 2026 12:50 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Bank Sampah Beringin hadir dengan program pengolahan sampah organik menjadi pupuk kompos.
  • Ketua Bank Sampah Beringin, Asmuni mengatakan sebanyak sekitar 540 nasabah telah bergabung.
  • Sampah diangkut dan dipilah melalui tim penjemputan dan pemilahan.
  • Bank Sampah Beringin juga telah mendapatkan pengakuan dan bantuan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH).

RRI.CO.ID, Palembang - Pengolahan sampah di kota Palembang semakin beragam, termasuk melalui Bank Sampah. Salah satunya adalah Bank Sampah Beringin yang merupakan binaan Rumah BUMN PT Pusri Palembang.

Ketua Bank Sampah Beringin, Asmuni membagikan perjalanan timnya pada Selasa, 23 Juni 2026. Ia hadir sebagai narasumber dalam acara Santai Siang Pro 2 RRI Palembang.

Asmuni menjelaskan, Bank Sampah Beringin mengolah sampah organik menjadi pupuk kompos. Sedangkan sampah organik saat ini masih dikumpulkan ke pengepul dan nasabah akan mendapatkan keuntungan dari penjualannya.

"Saat ini kami masih setia memberikan edukasi dan sosialisasi melalui RT," ungkapnya. Ia menambahkan, warga yang ingin bergabung dapat mendaftar langsung atau melalui RT masing-masing.

Asmuni menyampaikan, Bank Sampah Beringin saat ini memiliki sekitar 540 nasabah di lingkungan Pusri. Mereka berasal dari kelurahan Sei Selayur, Sungai Buah, Tiga Ilir, dan Satu Ilir.

Ia menjelaskan, Bank Sampah Beringin memiliki sistem penjemputan ke rumah nasabah. "Alhamdulillah kita ada bentor untuk penjemputan dan kita ini strukturnya ada tim penimbangan," ujarnya.

Selain itu, Bank Sampah Beringin telah menerima pengakuan dari Dinas Lingkungan Hidup (DLH). Pihaknya mendapatkan bantuan bentor, mesin pencacah plastik dan organik, serta keperluan pembuatan komposter.

"Hasil pupuk kompos kami gunakan untuk tanaman di kebun Bank Sampah Beringin," katanya. Ia menambahkan, pupuk juga dapat disalurkan ke masyarakat yang mendapatkan edukasi atau kampung proklim dari kelurahan atau RT.

Asmuni menuturkan, PT Pusri sangat membantu dalam perkembangan Bank Sampah Beringin sejak terbentuk pada 7 April 2025. Ia juga mengungkapan bahwa sebelumnya, ia telah mendapatkan pembinaan dari PT Pusri berupa studi banding ke Jogja.

"Kami mengajak warga masyarakat bergabung di bank sampah masing-masing ada di tingkat kelurahan," ajaknya. Ia juga mengumumkan akun Instagram resmi @banksampah.beringin yang baru dikembangkan timnya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....