OKU Selatan Kenalkan Wastra Lokal di Festival Budaya Sumsel
- 27 Jun 2026 12:40 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Kabupaten Ogan Komering Ulu Selatan memanfaatkan Festival Anjungan Seni Adat Tradisi Budaya Sumatera Selatan 2026 untuk memperkenalkan wastra dan kerajinan unggulan daerah. Keikutsertaan tersebut menjadi bagian dari komitmen menjaga warisan budaya sekaligus menggerakkan ekonomi kreatif masyarakat.
Festival berlangsung di Rumah Adat Dekranasda, Kompleks Jakabaring, Palembang, Rabu, 24 Juni 2026. Kegiatan dibuka langsung Gubernur Sumatera Selatan Herman Deru.
Ajang tersebut menjadi ruang pelestarian seni dan tradisi daerah dari seluruh kabupaten dan kota di Sumatera Selatan. Festival juga diarahkan untuk memperkuat pengembangan ekonomi kreatif berbasis kriya dan wastra lokal.
Stan Kabupaten OKU Selatan menarik perhatian pengunjung dengan menampilkan berbagai produk budaya khas daerah. Kerajinan tradisional dan wastra lokal menjadi identitas yang diperkenalkan kepada masyarakat luas.
Ketua Dekranasda Sumsel, Feby Herman Deru, turut mengunjungi anjungan dan stan OKU Selatan. Kunjungan tersebut menjadi bentuk apresiasi terhadap upaya pelestarian budaya yang dilakukan pemerintah daerah.
Sementara itu, Ketua Dekranasda OKU Selatan, Yohana Yuda Yanti Abusama, mengatakan partisipasi dalam festival merupakan langkah nyata mendukung promosi produk unggulan daerah. Momentum tersebut juga diharapkan mampu memperluas pasar bagi pelaku usaha lokal.
"Melalui festival ini, kita ingin budaya dan kerajinan khas OKU Selatan semakin dikenal, sekaligus menjadi motivasi bagi para pelaku UMKM dan pengrajin lokal untuk terus berkarya dan berkembang," ujarnya.
Yohana menilai pengenalan budaya daerah harus berjalan seiring dengan penguatan ekonomi masyarakat. Kerajinan dan wastra lokal dinilai memiliki potensi besar untuk meningkatkan kesejahteraan pelaku usaha.
Festival Anjungan Seni Adat Tradisi Budaya Sumatera Selatan kembali digelar setelah vakum sejak 2023. Kegiatan tersebut diinisiasi Pemerintah Provinsi Sumsel melalui Dinas Kebudayaan dan Pariwisata bersama Dekranasda Sumsel.
Selain pameran budaya dan kerajinan, festival juga menampilkan berbagai pertunjukan seni tradisional. Sastra tutur dan lokakarya kebudayaan turut menjadi bagian dari rangkaian kegiatan.
Gubernur Sumsel Herman Deru menegaskan pelestarian budaya harus terus dilakukan di tengah perkembangan teknologi dan perubahan sosial. Menurutnya, identitas daerah menjadi kekuatan yang perlu diwariskan kepada generasi mendatang.
Melalui festival tersebut, Kabupaten OKU Selatan berharap budaya dan produk unggulan daerah semakin dikenal masyarakat. Upaya itu sekaligus memperkuat posisi ekonomi kreatif sebagai penopang pembangunan berbasis kearifan lokal.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....