HUT ke-25, Pagar Alam Perkuat Kolaborasi untuk Pembangunan
- 23 Jun 2026 22:27 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Pagar Alam - Kota Pagar Alam memperingati Hari Jadi Ke-25 dengan mengusung tema "Sinergitas untuk Kemajuan". Momentum tersebut menjadi ajang memperkuat komitmen bersama dalam mendorong pembangunan daerah yang berkelanjutan.
Peringatan hari jadi digelar melalui Rapat Paripurna Istimewa DPRD Kota Pagar Alam pada Selasa, 23 Juni 2026. Semangat kebersamaan dan optimisme mewarnai jalannya sidang paripurna tersebut.
Wali Kota Pagar Alam, Ludi Oliansyah, mengatakan usia ke-25 tahun menjadi momentum refleksi sekaligus pijakan menatap masa depan. Menurutnya, peringatan hari jadi tidak hanya bersifat seremonial tetapi juga menjadi sarana evaluasi pembangunan.
“Usia ke-25 tahun menjadi momentum refleksi sekaligus pijakan baru bagi Kota Pagar Alam untuk menatap masa depan,” ujarnya. Peringatan ini juga menjadi wadah memperkuat komitmen pemerintah, DPRD, dan masyarakat.
Dalam kesempatan itu, pemerintah memaparkan sejumlah capaian pembangunan daerah selama beberapa tahun terakhir. Salah satu yang mendapat perhatian adalah upaya meningkatkan kesejahteraan petani kopi sebagai sektor unggulan daerah.
Meski demikian, sejumlah tantangan pembangunan masih perlu diselesaikan secara bersama-sama. Karena itu, sinergi seluruh pemangku kepentingan dinilai menjadi faktor penting dalam mendorong kemajuan daerah.
Pembangunan infrastruktur dan pengembangan pariwisata berbasis potensi Gunung Dempo menjadi fokus utama pemerintah. Kedua sektor tersebut dinilai mampu mendorong pertumbuhan ekonomi dan meningkatkan kesejahteraan masyarakat.
Ludi menegaskan pembangunan daerah tidak dapat dilakukan secara parsial oleh satu pihak. Kolaborasi antara pemerintah, legislatif, dunia usaha, dan masyarakat menjadi kunci keberhasilan pembangunan.
"Semua elemen harus bergerak bersama," katanya. Menurutnya, pembangunan memerlukan komitmen dan kerja sama yang kuat demi kemajuan Kota Pagar Alam.
Sementara itu, Ketua DPRD Kota Pagar Alam, Jenni Shandiyah, menekankan pentingnya kebijakan yang berpihak kepada masyarakat. Peningkatan akses menuju desa wisata dan penguatan pelaku UMKM Besemah menjadi perhatian bersama.
Jenni mengatakan keberhasilan pembangunan tidak hanya diukur dari proyek fisik yang dibangun. Kemajuan daerah juga harus tercermin dari meningkatnya kualitas hidup masyarakat.
Gubernur Sumatera Selatan, Herman Deru, menilai usia 25 tahun merupakan fase penting dalam perjalanan pembangunan Kota Pagar Alam. Menurutnya, daerah tersebut harus mulai naik kelas menghadapi tantangan yang semakin kompleks.
"Di usia seperempat abad, Pagar Alam sudah bukan kota muda lagi," ujarnya. Tantangan yang dihadapi meliputi peningkatan kualitas SDM, penurunan stunting, penciptaan lapangan kerja, dan adaptasi perubahan iklim.
Herman Deru mengajak seluruh pemangku kepentingan memperkuat kolaborasi untuk mewujudkan pembangunan yang inklusif dan berkelanjutan. Ia optimistis sinergi antara eksekutif dan legislatif akan mempercepat kemajuan Kota Pagar Alam.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....