Kakanwil Ditjenpas Sumsel Minta Layanan Remisi Gratis dan Transparan
- 23 Jun 2026 07:55 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Banyuasin – Kepala Kantor Wilayah Direktorat Jenderal Pemasyarakatan (Ditjenpas) Sumatera Selatan, Yulius Sahruzah, menegaskan seluruh layanan integrasi dan pemberian remisi bagi warga binaan harus dilaksanakan secara gratis, transparan, dan akuntabel. Penegasan tersebut disampaikan saat melakukan kunjungan kerja ke Lapas Kelas IIA Banyuasin, Senin, 22 Juni 2026.
Menurut Yulius, seluruh hak warga binaan yang telah memenuhi syarat harus diberikan sesuai ketentuan tanpa adanya pungutan maupun praktik yang bertentangan dengan aturan. Ia menekankan bahwa integritas petugas menjadi kunci utama dalam menjaga kepercayaan masyarakat terhadap layanan pemasyarakatan.
"Jalankan tugas dengan penuh tanggung jawab, keikhlasan, dan semangat pengabdian," kata Yulius saat memberikan arahan kepada seluruh pegawai Lapas Kelas IIA Banyuasin.
Dalam kunjungan tersebut, Yulius tidak hanya memberikan penguatan kepada jajaran pegawai, tetapi juga meninjau langsung sejumlah fasilitas layanan pemasyarakatan. Beberapa lokasi yang dikunjungi antara lain ruang pendaftaran, ruang kunjungan, dapur, area kegiatan kerja warga binaan, serta berbagai program pembinaan yang sedang berjalan.
Sebelum pengarahan dimulai, Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, memaparkan kondisi terkini lembaga pemasyarakatan yang dipimpinnya, termasuk berbagai capaian program pembinaan dan pelayanan kepada warga binaan.
Selain menyoroti aspek pelayanan, Yulius juga mengapresiasi langkah Lapas Banyuasin dalam memperkuat sistem keamanan. Salah satu upaya yang mendapat perhatian adalah pemasangan alat penangkal sinyal (jammer) sebagai bagian dari program prioritas Direktorat Jenderal Pemasyarakatan.
"Saya mengapresiasi berbagai upaya yang telah dilakukan Lapas Banyuasin dalam meningkatkan keamanan dan kualitas pelayanan," ujarnya.
Yulius mengingatkan bahwa peningkatan kualitas pelayanan harus berjalan seiring dengan penguatan keamanan dan profesionalisme aparatur. Karena itu, seluruh pegawai diminta tetap berpedoman pada standar operasional prosedur, menjaga integritas, serta menghindari segala bentuk penyimpangan dalam pelaksanaan tugas.
Ia juga memberikan apresiasi terhadap program pendidikan Kejar Paket dan pembinaan keagamaan yang telah berjalan di Lapas Banyuasin. Menurutnya, program tersebut memiliki peran penting dalam membekali warga binaan agar siap kembali ke tengah masyarakat setelah menjalani masa pidana.
Sementara itu, Kepala Lapas Kelas IIA Banyuasin, Tetra Destorie, mengatakan arahan dari Kepala Kantor Wilayah menjadi pengingat sekaligus motivasi bagi seluruh jajaran untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan dan pembinaan.
Menurut Tetra, komitmen menghadirkan layanan yang bersih, transparan, dan berintegritas akan terus diperkuat, termasuk dalam proses pemberian remisi dan layanan integrasi bagi warga binaan yang telah memenuhi persyaratan.
Kunjungan kerja tersebut menjadi bagian dari upaya Ditjenpas Sumsel untuk memastikan seluruh satuan kerja pemasyarakatan memberikan pelayanan yang profesional, akuntabel, dan berorientasi pada pemenuhan hak warga binaan sesuai ketentuan yang berlaku.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....