DPPPA Sumsel Dorong Pencegahan Bullying

  • 20 Jun 2026 14:10 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang - Kasus bullying masih menjadi perhatian di berbagai lingkungan. Perundungan dapat terjadi di sekolah, keluarga, maupun media sosial.

Perkembangan teknologi membuat tindakan bullying semakin mudah dilakukan. Cyber bullying kini menjadi salah satu bentuk yang banyak ditemukan.

Kepala Bidang Perlindungan Perempuan dan Anak DPPPA Sumsel, Alkala Zamora, mengatakan, bullying tidak boleh dianggap sepele. Dampaknya dapat memengaruhi kondisi psikologis korban dalam jangka panjang.

Alkala menyampaikan keterangan tersebut dalam Dialog Pengarusutamaan Gender Pro 1 RRI Palembang, Senin, 15 Juni 2026. Program tersebut membahas bullying dari perspektif gender dan inklusi.

Menurutnya, bullying tidak hanya berbentuk kekerasan fisik. Perundungan juga dapat berupa ejekan, pengucilan, hingga intimidasi di media sosial.

“Bullying ini pada tingkat tertentu bisa menghilangkan nyawa seseorang juga,” ujar Alkala. Karena itu, kasus perundungan perlu mendapat perhatian bersama.

Ia menjelaskan pelaku bullying sering kali pernah menjadi korban sebelumnya. Kondisi tersebut dapat memicu perilaku serupa terhadap orang lain.

DPPPA Sumsel mengajak masyarakat lebih peduli terhadap kasus perundungan. Pencegahan dapat dilakukan melalui edukasi dan penguatan lingkungan yang aman.

Masyarakat juga dapat melaporkan dugaan kekerasan melalui layanan SAPA 129. “Kami berharap semua pihak berperan aktif mencegah bullying,” tutur Alkala.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....