Bakti Sosial Terintegrasi, Budi Perkasa Bantu 125 Warga Operasi Katarak Gratis
- 19 Jun 2026 16:34 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Sebanyak 125 warga dari berbagai daerah di Sumatera Selatan mengikuti program operasi katarak gratis yang diselenggarakan dalam Bakti Sosial Terintegrasi Sentra Budi Perkasa Palembang untuk meningkatkan kualitas hidup masyarakat.
- rogram ini terlaksana melalui kerja sama Sentra Budi Perkasa Palembang dengan Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang, Perdami Sumatera Selatan, dan AMCF, dengan peserta terdiri dari 27 warga Palembang dan 98 warga dari daerah lain di Sumsel.
- Selain operasi katarak, kegiatan juga menghadirkan berbagai layanan kesehatan dan rehabilitasi sosial, sementara Kementerian Sosial dan Pemkot Palembang menilai kolaborasi lintas sektor menjadi kunci dalam meningkatkan akses kesehatan.
RRI.CO.ID, Palembang - Sebanyak 125 warga dari berbagai daerah di Sumatera Selatan mengikuti program operasi katarak gratis yang menjadi bagian dari Bakti Sosial Terintegrasi Sentra Budi Perkasa Palembang. Kegiatan ini bertujuan meningkatkan kualitas hidup masyarakat, terutama kelompok lanjut usia dan warga kurang mampu.
Pelaksanaan operasi dilakukan melalui kerja sama antara Sentra Budi Perkasa, Rumah Sakit Mohammad Hoesin Palembang, Persatuan Dokter Mata Indonesia (Perdami) Sumatera Selatan, serta Asia Muslim Charity Foundation (AMCF).
Kepala Sentra Budi Perkasa Palembang, Gini Toponinro, mengatakan peserta operasi katarak terdiri dari 27 warga Kota Palembang dan 98 warga dari kabupaten/kota lainnya di Sumatera Selatan. Proses skrining dilakukan sebelum tindakan operasi.
“Alhamdulillah tahun ini ada 125 peserta operasi katarak. Program ini terlaksana berkat dukungan berbagai mitra, termasuk AMCF, Perdami, dan Rumah Sakit Mohammad Hoesin,” kata Gini.
Selain operasi katarak, bakti sosial juga menghadirkan layanan kesehatan lain seperti fisioterapi komunitas, pemeriksaan kesehatan gratis, donor darah, serta pendampingan bagi eks-Orang Dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) dan eks-penderita kusta.
Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Kemensos RI, Rahmat Koesnadi, menegaskan bahwa kolaborasi dengan sektor kesehatan menjadi bagian penting dalam rehabilitasi sosial. Menurutnya, akses kesehatan yang baik akan meningkatkan kemandirian dan produktivitas masyarakat.
“Kami terus bekerja sama dengan Perdami dan berbagai fasilitas kesehatan di daerah untuk membantu masyarakat memperoleh kembali kualitas penglihatannya,” ujar Rahmat.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Palembang M. Raymond Lauri menilai program kesehatan terpadu tersebut mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ia berharap kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus diperluas agar manfaatnya dirasakan lebih banyak warga.
"Program kesehatan terpadu tersebut mendukung peningkatan kualitas hidup masyarakat. Ia berharap kerja sama antara pemerintah pusat dan daerah dapat terus diperluas agar manfaatnya dirasakan lebih banyak warga," tutur Raymond.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....