Sentra Budi Perkasa Gelar Bakti Sosial Terintegrasi Jangkau 507 Penerima Manfaat
- 19 Jun 2026 16:33 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Sentra Budi Perkasa Palembang menggelar Bakti Sosial Terintegrasi yang menjangkau 507 penerima manfaat dengan total bantuan senilai Rp1,06 miliar sebagai upaya memperkuat layanan kesejahteraan sosial bagi masyarakat rentan.
- Kegiatan meliputi berbagai layanan sosial, kesehatan, pendidikan, dan pemberdayaan ekonomi, seperti operasi katarak, pembebasan pasung, isbat nikah, khitanan massal, pelunasan tunggakan sekolah, serta pendampingan eks-ODGJ dan eks-kusta
- Kementerian Sosial dan Pemerintah Kota Palembang mengapresiasi kolaborasi lintas sektor dalam kegiatan tersebut serta berkomitmen memperkuat sinergi agar bantuan sosial dapat menjangkau lebih banyak kelompok rentan dan keluarga miskin.
RRI.CO.ID, Palembang - Sentra Budi Perkasa Palembang menggelar Bakti Sosial Terintegrasi yang menjangkau 507 penerima manfaat dengan total bantuan senilai Rp1,06 miliar. Kegiatan yang berlangsung di Aula Sentra Budi Perkasa, Jumat 19 Juni 2026, melibatkan berbagai layanan sosial, kesehatan, pendidikan hingga pemberdayaan ekonomi masyarakat rentan.
Kepala Sentra Budi Perkasa Palembang, Gini Toponinro mengatakan kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut arahan Kementerian Sosial untuk memperkuat layanan kepada Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS) melalui pendekatan lintas sektor.
Rangkaian kegiatan meliputi pembebasan pasung, operasi katarak, isbat nikah, khitanan massal, pelunasan tunggakan biaya sekolah, pendampingan eks-ODGJ, pendampingan eks-kusta, penguatan psikososial bagi korban penyalahgunaan napza dan HIV hingga donor darah.
“Khusus di Kota Palembang terdapat 507 penerima manfaat dengan total bantuan mencapai Rp1.065.230.640. Ini merupakan bentuk nyata kehadiran negara bagi masyarakat yang membutuhkan,” ujar Gini dalam sambutannya.
Ia menjelaskan salah satu intervensi yang dilakukan adalah penanganan keluarga miskin ekstrem yang tinggal menumpang di lahan orang lain. Sang ibu yang mengalami gangguan mental telah mendapatkan perawatan dan rehabilitasi, sementara dua anaknya tetap difasilitasi untuk melanjutkan pendidikan.
Selain itu, sebanyak 125 warga mengikuti program operasi katarak yang bekerja sama dengan Rumah Sakit Mohammad Hoesin, Perdami Sumatera Selatan dan Asia Muslim Charity Foundation (AMCF). Sebanyak 27 peserta berasal dari Kota Palembang sedangkan sisanya dari berbagai daerah di Sumatera Selatan.
Direktur Rehabilitasi Sosial Tuna Sosial dan Korban Perdagangan Orang Kementerian Sosial RI, Rachmat Koesnadi mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung layanan sosial terpadu. Menurutnya, sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat rentan.
"Sangat mengapresiasi kolaborasi berbagai pihak dalam mendukung layanan sosial terpadu. Menurutnya, sinergi lintas instansi menjadi kunci dalam memperluas jangkauan bantuan kepada masyarakat rentan," kata Rachmat.
Sementara itu, Kepala Dinas Sosial Kota Palembang M. Raymond Lauri menyatakan pemerintah kota akan terus memperkuat kerja sama dengan Sentra Budi Perkasa agar pelayanan sosial dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan dan keluarga miskin.
"Pemerintah kota akan terus memperkuat kerja sama dengan Sentra Budi Perkasa agar pelayanan sosial dapat menjangkau lebih banyak warga yang membutuhkan, khususnya kelompok rentan dan keluarga miskin," tutur Raymond.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....