Sambut HUT, Pemkot Palembang Cat Rumah Tepian Musi
- 14 Jun 2026 00:03 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Pemkot Palembang mencanangkan gerakan pengecatan rumah di tepian Sungai Musi menjelang HUT ke-1343
- Program bertujuan mempercantik kawasan, memperkuat identitas kota, dan mendukung sektor pariwisata
- Pemkot mengajak masyarakat menjaga Sungai Musi melalui semangat gotong royong
RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Kota Palembang mempercantik kawasan tepian Sungai Musi melalui gerakan pengecatan rumah warga menjelang HUT Kota Palembang ke-1343. Program tersebut diharapkan memperkuat daya tarik wisata sekaligus mempertegas identitas kota bersejarah.
Gerakan Bakti Sosial Pengecatan Rumah melibatkan masyarakat dan berbagai elemen di Kecamatan Seberang Ulu I. Kegiatan tersebut dicanangkan Pemerintah Kota Palembang pada Jumat, 12 Juni 2026.
Asisten III Setda Kota Palembang, Akhmad Bastari, mengatakan program tersebut menjadi wujud kebersamaan dalam menata wajah kota. Kawasan tepian Sungai Musi dinilai memiliki nilai sejarah dan budaya yang penting bagi Palembang.
Menurut Bastari, pengecatan rumah tidak sekadar memperindah lingkungan permukiman warga. Kegiatan tersebut juga bertujuan menumbuhkan rasa bangga masyarakat terhadap daerahnya.
"Gerakan bersama ini bertujuan mempercantik wajah Kota Palembang sebagai kota yang memiliki sejarah panjang sejak ratusan tahun lalu," ujarnya. Bastari mengatakan masyarakat juga perlu memiliki kepedulian terhadap lingkungan tempat tinggalnya.
Pemerintah Kota Palembang menilai kawasan bantaran Sungai Musi memiliki potensi besar sebagai destinasi wisata. Penataan visual yang lebih menarik diharapkan mampu meningkatkan kunjungan wisatawan.
"Keindahan tepian Sungai Musi diharapkan mampu mendongkrak sektor pariwisata," tuturnya. Bastari mengatakan kawasan yang tertata akan memberikan kesan positif bagi pengunjung.
Ia menegaskan keberhasilan program tersebut bergantung pada partisipasi aktif masyarakat. Semangat gotong royong dinilai menjadi kunci utama dalam menjaga keindahan kota.
Bastari mengingatkan Palembang merupakan salah satu kota tertua di Indonesia yang telah berusia 1.343 tahun. Warisan sejarah tersebut perlu dijaga dan diperkenalkan kepada generasi mendatang.
"Ketika hari ini kita mengangkat kuas dan mengecat rumah-rumah di tepian sungai, sesungguhnya kita sedang menorehkan semangat baru," ujarnya. Ia menilai setiap langkah penataan menjadi bagian dari perjalanan sejarah kota.
Bastari juga mengajak masyarakat menjaga Sungai Musi sebagai aset berharga Kota Palembang. Sungai tersebut menjadi simbol peradaban yang melekat dengan kehidupan masyarakat sejak lama.
"Jangan pernah malu dengan kampung kita dan jangan pernah rendah diri dengan tepian sungai kita," tuturnya. Bastari mengajak warga merawat dan mempercantik kawasan sungai secara bersama-sama.
Pemerintah Kota Palembang menargetkan pengecatan rumah dapat diselesaikan dalam dua hari. Program tersebut diharapkan menghadirkan wajah baru tepian Sungai Musi yang bersih, berwarna, dan berbudaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....