Polisi Selidiki Ledakan MRS Gas Alam Babat Supat, Musi Banyuasin
- 13 Jun 2026 22:09 WIB
- Palembang
RRI.CO.ID, Musi Banyuasin - Ledakan di fasilitas jaringan gas alam di Kecamatan Babat Supat menyebabkan lima pekerja mengalami luka. Polisi kini menyelidiki penyebab insiden yang terjadi di lokasi proyek tersebut.
Peristiwa itu terjadi di fasilitas Metering Regulating Station atau MRS. Lokasi kejadian berada di belakang Kantor Camat Babat Supat, Kabupaten Musi Banyuasin.
Petugas kepolisian segera mendatangi lokasi setelah menerima laporan kejadian. Polisi kemudian mengamankan area dan memasang garis polisi.
Langkah tersebut dilakukan untuk mendukung proses penyelidikan. Petugas juga mengumpulkan keterangan saksi dan mendokumentasikan lokasi kejadian.
Insiden terjadi pada Kamis, 11 Juni 2026 sekitar pukul 11.45 WIB. Saat itu pekerja sedang melakukan pengujian peralatan jaringan gas alam.
Pekerjaan tersebut dilaksanakan oleh PT Pratiwi Putri Sulung. Pengujian dilakukan setelah tahapan pemeriksaan sebelumnya selesai dilaksanakan.
Sebelum pekerjaan dimulai, seluruh pekerja telah mengikuti pengarahan kerja. Tim pelaksana juga menjalankan prosedur sesuai standar operasional yang berlaku.
Dalam proses pengujian, petugas menggunakan gas nitrogen untuk menguji tekanan peralatan. Pengujian dilakukan pada fasilitas Pressure Regulator Station atau PRS.
Saat pengisian gas berlangsung, ledakan tiba-tiba terjadi dari dalam peralatan. Kepulan asap kemudian muncul dan mengejutkan para pekerja di lokasi.
Lima pekerja mengalami luka akibat tekanan udara dan serpihan material. Seluruh korban segera dievakuasi menuju Rumah Sakit Daerah Sungai Lilin.
Kapolsek Babat Supat IPTU Agum Marenra memerintahkan personel melakukan pengecekan ke lokasi. Unit Reskrim dan Unit Intelkam turut diterjunkan untuk membantu penanganan.
Kasi Humas Polres Musi Banyuasin AKP Hutahaean mengatakan penyelidikan masih berlangsung. "Lokasi telah kami amankan dan penyelidikan sedang berjalan," ujarnya.
Polisi juga menginventarisasi barang yang berkaitan dengan insiden tersebut. Langkah itu dilakukan untuk membantu proses identifikasi penyebab ledakan.
AKP Hutahaean mengatakan pihaknya telah berkoordinasi dengan Satreskrim Polres Musi Banyuasin. "Kami berkoordinasi dengan Polres Muba untuk pendalaman lebih lanjut," ujarnya.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....