Perbaikan Ruas Palembang-Betung Dikebut, 600 Meter Jalan Dicor Beton

  • 12 Jun 2026 11:30 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Banyuasin – Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Sumatera Selatan akan melakukan perbaikan sementara dengan metode pengecoran sepanjang 600 meter di ruas Jalan Lintas Timur Palembang–Betung Kilometer 17. Penanganan ini dilakukan untuk mengurangi kerusakan pada salah satu titik terparah sebelum perbaikan menyeluruh dilaksanakan pada tahun depan.

Perbaikan tersebut difokuskan pada ruas Jalan Lintas Timur Kilometer 13 hingga Kilometer 17 yang selama ini menjadi perhatian masyarakat karena kondisi jalan yang rusak dan mengganggu kelancaran arus lalu lintas. Ruas tersebut merupakan jalur utama yang dilintasi kendaraan logistik menuju berbagai daerah di Sumatera.

Kepala Satuan Kerja Pelaksanaan Jalan Nasional Wilayah I Sumatera Selatan, Alfredo Lukman, mengatakan metode pengecoran dipilih sebagai solusi sementara sekaligus untuk menguji daya tahan konstruksi terhadap beban kendaraan yang tinggi.

"Kami akan melakukan pengecoran sepanjang 600 meter pada titik kerusakan terparah sebagai langkah penanganan awal," ujar Alfredo, di Palembang, Kamis, 11 Juni 2026.

Menurut dia, ruas Jalan Lintas Timur Palembang–Betung setiap hari dilalui kendaraan bertonase besar, termasuk kendaraan over dimension dan over loading (ODOL). Kondisi tersebut menjadi salah satu penyebab utama kerusakan jalan lebih cepat dibandingkan umur rencana konstruksi.

Melalui pekerjaan ini, BBPJN Sumatera Selatan juga akan mengevaluasi efektivitas metode pengecoran sebelum diterapkan dalam penanganan yang lebih luas. Hasil evaluasi tersebut akan menjadi dasar penyusunan pekerjaan permanen pada tahun mendatang.

Alfredo menjelaskan, panjang penanganan sementara dibatasi 600 meter karena mempertimbangkan aspek teknis dan pengaturan lalu lintas selama pekerjaan berlangsung. Rekayasa lalu lintas telah dibahas bersama sejumlah instansi terkait agar dampaknya terhadap pengguna jalan dapat diminimalkan.

"Pengaturan lalu lintas sudah kami siapkan agar pekerjaan tetap berjalan dan keselamatan pengguna jalan tetap terjaga," katanya.

Selama proses pengecoran berlangsung, sistem buka-tutup arus lalu lintas akan diterapkan di Kilometer 17. Petugas akan mengatur pergerakan kendaraan secara bergantian agar aktivitas pembangunan dapat berlangsung aman tanpa menutup akses jalan sepenuhnya.

BBPJN Sumatera Selatan mengimbau pengguna jalan untuk mematuhi arahan petugas di lapangan serta menyesuaikan waktu perjalanan selama pekerjaan berlangsung. Pengendara juga diminta meningkatkan kewaspadaan saat melintasi lokasi proyek.

Pemerintah berharap penanganan sementara ini dapat memperbaiki kondisi jalan pada titik-titik kritis sekaligus menjaga kelancaran distribusi barang dan mobilitas masyarakat. Perbaikan permanen di ruas Jalan Lintas Timur Palembang–Betung ditargetkan mulai dilaksanakan pada tahun 2027 sesuai ketersediaan anggaran.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....