KAI Palembang Siapkan 21.096 Kursi Sambut Libur Tahun Baru Islam
- 15 Jun 2026 14:34 WIB
- Palembang
Poin Utama
- KAI Divre III Palembang menyediakan 21.096 kursi untuk melayani perjalanan masyarakat selama libur Tahun Baru Islam 1448 H.
- Tingkat penjualan tiket mencapai 23.112 tiket atau 110 persen dari kapasitas yang tersedia, menunjukkan tingginya antusiasme masyarakat.
- KAI mengimbau pelanggan memanfaatkan tiket parsial dan membeli tiket melalui kanal resmi untuk memastikan keamanan dan kenyamanan perjalanan.
RRI.CO.ID, Palembang - PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional III Palembang menyiapkan sebanyak 21.096 tempat duduk untuk mengakomodasi kebutuhan transportasi masyarakat selama libur akhir pekan yang bertepatan dengan peringatan Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Kapasitas tersebut disediakan untuk perjalanan kereta api pada periode 12 hingga 17 Juni 2026. Langkah ini merupakan bentuk komitmen KAI dalam menghadirkan layanan transportasi yang aman, nyaman dan andal bagi masyarakat di wilayah Sumatera Bagian Selatan (Sumbagsel).
Manager Humas KAI Divre III Palembang, Aida Suryanti, mengatakan total kapasitas yang disediakan mencapai rata-rata 3.516 tempat duduk per hari. Kursi tersebut tersedia pada tiga layanan kereta api yang beroperasi di wilayah Divre III Palembang, yakni KA Rajabasa, KA Bukit Serelo, dan KA Sindang Marga.
Meski kapasitas yang disediakan cukup besar, antusiasme masyarakat tercatat sangat tinggi. Hingga data terakhir dihimpun, jumlah tiket yang telah terjual mencapai 23.112 tiket atau sekitar 110 persen dari total kapasitas tempat duduk yang tersedia selama periode libur.
"Selama masa libur Tahun Baru Islam 1448 H, KAI Divre III Palembang menyediakan total 21.096 tempat duduk atau rata-rata 3.516 tempat duduk per hari untuk melayani kebutuhan mobilitas masyarakat. Kapasitas tersebut disediakan pada tiga perjalanan kereta api yang beroperasi di wilayah Divre III Palembang, yaitu KA Rajabasa, KA Bukit Serelo, dan KA Sindang Marga," ujar Aida, Kamis 11 Juni 2026.
Ditambahkan Aida, KA Rajabasa menjadi kereta dengan tingkat okupansi tertinggi. Untuk relasi Kertapati–Tanjung Karang, tiket yang terjual mencapai 6.872 tiket atau 135 persen dari kapasitas. Sementara relasi Tanjung Karang–Kertapati mencatat penjualan 6.986 tiket atau 137 persen.
Tingginya minat masyarakat juga terlihat pada KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuk Linggau. Penjualan tiket mencapai 3.610 tiket atau 114 persen, sedangkan relasi Lubuk Linggau–Kertapati mencatat 3.652 tiket atau 115 persen dari kapasitas yang tersedia.
Sementara itu, KA Sindang Marga relasi Kertapati–Lubuk Linggau (PP) masih memiliki ketersediaan kursi. Hingga saat ini, jumlah tiket yang terjual baru mencapai 994 tiket atau sekitar 44 persen dari kapasitas yang tersedia sehingga dapat menjadi alternatif bagi masyarakat yang belum mendapatkan tiket perjalanan.
Aida menjelaskan bahwa data penjualan tiket masih bersifat dinamis dan dapat berubah sewaktu-waktu karena proses pemesanan masih berlangsung melalui berbagai kanal resmi KAI. Oleh karena itu, masyarakat diimbau untuk terus memantau ketersediaan tiket secara berkala.
Saat ini, tiket original destination (OD) untuk KA Rajabasa relasi Kertapati–Tanjung Karang (PP) dan KA Bukit Serelo relasi Kertapati–Lubuk Linggau (PP) telah habis terjual. Namun pelanggan masih dapat memanfaatkan tiket parsial sebagai alternatif perjalanan menuju tujuan yang diinginkan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....