Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel Bangun Hunian Layak bagi Lansia Disabilitas

  • 15 Jun 2026 14:33 WIB
  •  Palembang
Poin Utama
  • Polda Sumsel melaksanakan program bedah rumah bagi Tholib, warga disabilitas di Banyuasin, dalam rangka Hari Bhayangkara ke-80.
  • Renovasi rumah ditargetkan selesai dalam 21 hari untuk mewujudkan hunian yang sehat, aman dan layak huni.
  • Program ini menjadi bentuk kepedulian sosial Polri dalam mendukung kesejahteraan masyarakat dan pengentasan kemiskinan.

RRI.CO.ID, Banyuasin - Kepolisian Daerah Sumatera Selatan (Polda Sumsel) kembali menunjukkan komitmennya dalam mendukung pembangunan manusia dan pengentasan kemiskinan melalui program bedah rumah bagi masyarakat rentan. Kegiatan kemanusiaan ini dilaksanakan dalam rangka memperingati Hari Bhayangkara ke-80 sebagai bentuk nyata kehadiran Polri di tengah masyarakat.

Program bedah rumah tersebut dilaksanakan pada Selasa, 9 Juni 2026, di Jalan K.R. Rojali, Desa Merah Mata, Kecamatan Banyuasin I, Kabupaten Banyuasin. Bantuan diberikan kepada Tholib (65), seorang warga lanjut usia penyandang disabilitas fisik yang hidup dalam keterbatasan ekonomi bersama keluarganya.

Pelaksanaan kegiatan dipimpin langsung oleh Kepala Biro SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo. Kegiatan ini turut didampingi Kepala Biro Logistik Polda Sumsel Kombes Pol Budi Santosa serta Direktur Binmas Polda Sumsel Kombes Pol Hari Purnomo.

Selain melibatkan jajaran kepolisian, kegiatan tersebut juga mendapat dukungan dari pemerintah desa, tokoh masyarakat serta unsur Bhabinkamtibmas setempat. Kolaborasi ini menjadi wujud sinergi dalam membantu warga yang membutuhkan perhatian dan bantuan sosial.

Program bedah rumah merupakan implementasi semangat “Polri Untuk Masyarakat” yang terus digaungkan pada momentum Hari Bhayangkara ke-80. Melalui kegiatan ini, Polri tidak hanya menjalankan tugas menjaga keamanan dan ketertiban tetapi juga berperan aktif dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat.

Berdasarkan hasil pendataan di lapangan, keluarga penerima bantuan selama ini tinggal dalam kondisi yang sangat sederhana. Tholib yang merupakan penyandang disabilitas tidak lagi mampu bekerja untuk memenuhi kebutuhan keluarga.

Sementara itu, kebutuhan sehari-hari keluarga hanya bergantung pada penghasilan sang istri yang bekerja membersihkan hasil panen lengkuas serta bantuan dari anaknya yang berprofesi sebagai buruh bangunan. Kondisi tersebut menjadi pertimbangan utama dalam penetapan penerima bantuan.

Melalui program ini, Polda Sumsel menargetkan renovasi total rumah berukuran 4 x 6 meter tersebut dapat diselesaikan dalam waktu 21 hari kalender. Pembangunan meliputi perbaikan struktur bangunan, kamar tidur, ruang keluarga, dapur hingga fasilitas sanitasi agar memenuhi standar hunian yang layak.

Kepala Biro SDM Polda Sumsel Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo mengatakan kegiatan tersebut merupakan bentuk pengabdian Polri kepada masyarakat. Menurutnya, Polri ingin memberikan manfaat nyata sekaligus mendukung upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup warga.

"Program bedah rumah ini merupakan bentuk kepedulian sosial Polri sekaligus dukungan terhadap upaya pemerintah dalam meningkatkan kualitas hidup masyarakat. Kami berharap rumah yang nantinya selesai dibangun dapat memberikan kenyamanan, keamanan dan semangat baru bagi keluarga penerima manfaat,” ujar Kombes Pol Sudrajad Hariwibowo.

Ia berharap rumah yang selesai dibangun nantinya dapat memberikan kenyamanan, keamanan serta semangat baru bagi keluarga penerima manfaat. Kehadiran hunian yang layak juga diyakini mampu meningkatkan kualitas hidup dan kesejahteraan keluarga.

Sementara itu, Kepala Bidang Humas Polda Sumsel Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya menegaskan bahwa kegiatan bedah rumah merupakan bagian dari implementasi Polri Presisi yang mengedepankan pendekatan humanis dan solusi terhadap persoalan masyarakat. Menurutnya, Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum tetapi juga sebagai mitra masyarakat dalam menyelesaikan berbagai persoalan sosial.

“Polda Sumatera Selatan berkomitmen mendukung penuh program pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Melalui kegiatan bedah rumah ini, kami ingin menunjukkan bahwa Polri hadir bukan hanya sebagai penegak hukum tetapi juga sebagai sahabat dan mitra masyarakat yang siap membantu menyelesaikan berbagai persoalan sosial di lingkungan sekitar,” Kombes Pol Nandang Mu’min Wijaya.

Kegiatan tersebut mendapat apresiasi dari masyarakat dan pemerintah setempat karena dinilai memberikan manfaat langsung bagi warga yang membutuhkan. Melalui momentum Hari Bhayangkara ke-80, Polda Sumsel menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat ketahanan sosial, mendukung pembangunan nasional serta menghadirkan kesejahteraan yang lebih merata bagi masyarakat Sumatera Selatan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....