Korban Tenggelam di Sungai Musi Ditemukan 1,5 Kilometer dari Lokasi
- 09 Jun 2026 20:44 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Bocah perempuan berusia 11 tahun yang tenggelam di Sungai Musi ditemukan meninggal dunia setelah dua hari pencarian
- Korban ditemukan sekitar 1,5 kilometer dari lokasi awal dilaporkan tenggelam
- Basarnas mengimbau orang tua meningkatkan pengawasan terhadap anak saat beraktivitas di sekitar perairan
RRI.CO.ID, Muba - Setelah dua hari pencarian, Tim SAR Gabungan menemukan bocah perempuan yang tenggelam di Sungai Musi dalam kondisi meninggal dunia. Korban ditemukan mengapung di wilayah Desa Ngulak II, Kecamatan Sanga Desa, Kabupaten Musi Banyuasin.
Korban diketahui bernama Ira binti Masirul (11). Sebelumnya, ia dilaporkan hilang saat berenang di Sungai Musi pada Minggu, 7 Juni 2026.
Tim SAR Gabungan menemukan korban pada Selasa, 9 Juni 2026 sekitar pukul 01.15 WIB. Penemuan tersebut mengakhiri operasi pencarian yang telah dilakukan sejak laporan diterima.
Jasad korban ditemukan di pinggir sungai tidak jauh dari permukiman warga. Petugas yang melakukan penyisiran langsung mengevakuasi korban dari lokasi penemuan.
Berdasarkan hasil pencarian, lokasi penemuan berjarak sekitar 1,5 kilometer dari titik awal korban dilaporkan tenggelam. Arus sungai diduga membawa tubuh korban hingga ke lokasi tersebut.
Setelah proses evakuasi selesai, jenazah korban dibawa menuju rumah duka. Tim SAR Gabungan kemudian menyerahkan korban kepada pihak keluarga untuk dimakamkan.
Kepala Kantor SAR Palembang, Raymond Konstantin, menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur yang terlibat dalam operasi pencarian. Menurutnya, kerja sama berbagai pihak membantu mempercepat proses penemuan korban.
Raymond mengucapkan terima kasih kepada personel yang terlibat dalam operasi kemanusiaan tersebut. "Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur SAR Gabungan yang telah bekerja sama dalam operasi pencarian ini," ujarnya, Selasa, 9 Juni 2026.
Dengan ditemukannya korban, operasi pencarian resmi dihentikan. Seluruh personel yang terlibat kemudian dikembalikan ke satuan masing-masing.
Raymond juga menyampaikan belasungkawa kepada keluarga yang ditinggalkan. "Dengan ditemukannya korban, maka operasi SAR dinyatakan selesai. Kami juga turut menyampaikan belasungkawa yang sedalam-dalamnya kepada keluarga korban," tuturnya.
Peristiwa tersebut kembali menjadi pengingat akan pentingnya keselamatan saat beraktivitas di perairan. Sungai Musi dikenal memiliki arus yang dapat berubah dan berpotensi membahayakan.
Basarnas mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan saat berada di sekitar sungai. Pengawasan terhadap anak-anak juga diminta lebih diperketat untuk mencegah kejadian serupa.
Menurut Raymond, peran orang tua sangat penting dalam mengawasi aktivitas anak di kawasan perairan. Pengawasan yang baik dapat mengurangi risiko terjadinya kecelakaan.
Ia mengingatkan masyarakat agar tidak mengabaikan kondisi arus sungai yang berpotensi membahayakan keselamatan. "Kondisi arus yang cukup deras dapat membahayakan dan berpotensi menimbulkan kecelakaan yang tidak diinginkan," katanya.
Pemerintah dan petugas terkait berharap kejadian ini menjadi perhatian bersama. Kesadaran akan keselamatan di lingkungan perairan dinilai penting untuk melindungi masyarakat, khususnya anak-anak.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....