Pemkot Palembang Perkuat Kolaborasi untuk Tekan Kemiskinan
- 08 Jun 2026 21:58 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Pemkot Palembang memperkuat kolaborasi dengan Baznas untuk mempercepat pengentasan kemiskinan
- Surat Edaran Wali Kota disiapkan untuk menyinkronkan program OPD dengan program Baznas
- CSR perusahaan akan dioptimalkan agar lebih terarah dalam mendukung kesejahteraan masyarakat
RRI.CO.ID, Palembang - Pemerintah Kota Palembang memperkuat kolaborasi lintas sektor untuk mempercepat pengentasan kemiskinan. Langkah tersebut dilakukan melalui integrasi program pemerintah, pengelolaan dana zakat, serta optimalisasi tanggung jawab sosial perusahaan.
Komitmen itu mengemuka dalam audiensi jajaran Badan Amil Zakat Nasional Kota Palembang dengan Sekretaris Daerah Kota Palembang, Aprizal Hasyim. Pertemuan berlangsung di ruang kerja Sekda, Senin, 8 Juni 2026, sebagai tindak lanjut penguatan sinergi antarlembaga.
Aprizal menegaskan bahwa seluruh Organisasi Perangkat Daerah dan kecamatan harus terlibat aktif dalam upaya pengentasan kemiskinan. Keterlibatan tersebut diperlukan agar program yang dijalankan memiliki dampak yang lebih luas.
Menurutnya, kolaborasi dengan Baznas akan memperkuat efektivitas berbagai program yang telah berjalan. Pemanfaatan dana zakat, infak, dan sedekah dapat mendukung intervensi yang lebih tepat sasaran.
Pemerintah Kota Palembang juga berupaya menyatukan arah kebijakan dengan program yang dimiliki Baznas. Sinergi tersebut diharapkan mampu menjangkau masyarakat hingga tingkat akar rumput.
Aprizal menilai Indeks Zakat Nasional dapat menjadi instrumen untuk mengukur keberhasilan program. "Sesuai arahan, seluruh dinas dan kecamatan memang wajib terlibat aktif dalam pengentasan kemiskinan," ujarnya.
Ia menjelaskan bahwa program yang terukur akan memudahkan pemerintah dalam menentukan prioritas penanganan. Pendekatan tersebut diharapkan mampu meningkatkan efektivitas penggunaan berbagai sumber daya yang tersedia.
Dalam pertemuan itu, Baznas juga mengusulkan penguatan regulasi melalui penerbitan Surat Edaran Wali Kota. Usulan tersebut mendapat respons positif dari Pemerintah Kota Palembang.
Surat edaran nantinya akan menjadi pedoman bagi setiap perangkat daerah dalam menyelaraskan program dengan Baznas. Langkah tersebut dinilai penting untuk menghindari tumpang tindih kegiatan di lapangan.
Selain membahas sinergi internal pemerintah, pertemuan juga menyoroti peran sektor swasta. Program tanggung jawab sosial perusahaan dinilai memiliki potensi besar untuk mendukung kesejahteraan masyarakat.
Ketua Baznas Kota Palembang, Ridwan Nawawi, menilai manfaat CSR perlu lebih dirasakan warga setempat. Banyak perusahaan yang beroperasi di Palembang dinilai dapat berkontribusi lebih besar melalui program yang terarah.
Menurut Ridwan, pelaksanaan program CSR selama ini masih berjalan secara terpisah. Kondisi tersebut membuat dampak yang dihasilkan belum optimal bagi masyarakat.
Sebagai solusi, Baznas berencana mendorong terbentuknya kerja sama formal dengan perusahaan melalui nota kesepahaman. Langkah tersebut diharapkan mampu menyatukan arah program pemberdayaan masyarakat.
Ridwan menilai kolaborasi antara pemerintah, Baznas, dan dunia usaha akan memperkuat upaya pengentasan kemiskinan. "Jika dinas menyiapkan program pelatihan kerjanya, lalu Baznas masuk memberikan modal usahanya dari dana zakat, dan didukung CSR perusahaan, maka pengentasan kemiskinan ini akan masif," tuturnya.
Melalui integrasi program dan penguatan regulasi tersebut, Pemkot Palembang optimistis upaya penanggulangan kemiskinan akan lebih efektif. Pemerintah berharap masyarakat penerima bantuan dapat tumbuh menjadi kelompok yang mandiri secara ekonomi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....