Bupati OKI Dukung Pembangunan Masjid Swadaya di OKI
- 07 Jun 2026 14:38 WIB
- Palembang
Poin Utama
- Bupati OKI Muchendi Mahzareki mengingatkan bahwa semangat membangun masjid harus diiringi dengan upaya memakmurkannya melalui salat berjamaah, pengajian, dan kegiatan keagamaan lainnya
- Pembangunan Masjid Baitul Muttaqin di Desa Gading Raja dimulai secara swadaya oleh masyarakat, dengan dukungan pemerintah dan harapan adanya partisipasi dunia usaha untuk mempercepat proses pembangunan
- Panitia telah mengumpulkan sekitar Rp300 juta dari masyarakat dan bantuan material, namun masih membutuhkan dana sekitar Rp550 juta untuk tahap awal pembangunan sehingga membuka peluang bantuan dari masyarakat, perusahaan, dan donatur
RRI.CO.ID, OKI - Bupati OKI Muchendi Mahzareki mengingatkan masjid tidak hanya dibangun secara fisik. Masjid harus dimakmurkan melalui berbagai kegiatan ibadah dan pembinaan umat.
Pesan itu disampaikan saat peletakan batu pertama Masjid Baitul Muttaqin. Kegiatan berlangsung di Desa Gading Raja, Kecamatan Pedamaran Timur, Kamis, 4 Juni 2026.
Muchendi menilai pembangunan masjid mencerminkan kepedulian dan kebersamaan masyarakat. Semangat tersebut menjadi modal penting dalam memperkuat kehidupan keagamaan warga.
Menurutnya, keberhasilan sebuah masjid tidak diukur dari kemegahan bangunannya. Keberhasilan juga ditentukan oleh aktivitas yang berlangsung di dalamnya.
“Semangat membangun masjid harus sejalan dengan semangat memakmurkannya,” katanya. Masjid harus hidup dengan salat berjamaah dan berbagai kegiatan keagamaan.
Muchendi mengapresiasi warga Desa Gading Raja yang membangun masjid secara swadaya. Ia menilai gotong royong masyarakat menjadi kekuatan utama pembangunan tersebut.
Pemerintah Kabupaten OKI juga mendorong dukungan dari dunia usaha sekitar. Kolaborasi berbagai pihak dinilai dapat mempercepat proses pembangunan masjid.
“Kami berharap perusahaan yang berada di sekitar wilayah ini dapat ikut membantu,” ujarnya. Dukungan bersama diyakini mempercepat terwujudnya pembangunan masjid.
Dalam kesempatan itu, Muchendi juga menerima aspirasi terkait infrastruktur jalan desa. Pemerintah akan melanjutkan pembangunan jalan secara bertahap sesuai kemampuan anggaran.
Ketua Panitia Pembangunan Masjid, Ahmad Jailani, mengatakan masjid lama tidak lagi memadai. Jumlah jamaah terus meningkat pada berbagai kegiatan keagamaan.
Panitia telah menghimpun dana pembangunan selama tiga tahun terakhir. Dana yang terkumpul mencapai sekitar Rp300 juta ditambah bantuan material masyarakat.
“Selama tiga tahun terakhir kami menghimpun dana dari masyarakat,” tuturnya. Pembangunan masjid akhirnya dapat dimulai setelah dukungan warga terus mengalir.
Ahmad memperkirakan kebutuhan dana tahap awal mencapai sekitar Rp550 juta. Dana tersebut digunakan untuk pekerjaan pondasi hingga pembangunan tiang utama.
Kepala Desa Gading Raja, Budiyanto, mengajak masyarakat terus bergotong royong. Dukungan dana dan tenaga dibutuhkan agar pembangunan berjalan lebih cepat.
“Partisipasi masyarakat sangat dibutuhkan agar pembangunan dapat berjalan lebih cepat dan lancar,” katanya. Masjid ini diharapkan menjadi pusat kegiatan keagamaan warga setempat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....