Iduladha, Wali Kota Lubuklinggau Ajak Warga Perkuat Solidaritas

  • 29 Mei 2026 19:15 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Lubuk Linggau – Wali Kota Lubuklinggau, Rachmat Hidayat, melaksanakan Salat Iduladha 1447 Hijriah/2026 M bersama jajaran Pemerintah Kota Lubuklinggau di Masjid Agung As-Salam, Rabu, 27 Mei 2026.

Dalam kesempatan tersebut, Wali Kota menyampaikan bahwa momentum Iduladha memiliki makna penting dalam kehidupan masyarakat, khususnya dalam membangun semangat pengorbanan, kepedulian sosial, dan kebersamaan.

Menurutnya, nilai-nilai Iduladha sangat relevan diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam pelayanan kepada masyarakat maupun dalam menjaga keharmonisan sosial di tengah berbagai tantangan kehidupan.

“Melalui momentum Iduladha ini, saya mengajak seluruh masyarakat Kota Lubuklinggau untuk memperkuat rasa persaudaraan dan solidaritas di tengah tantangan kehidupan saat ini. Semangat gotong royong harus selalu dijaga dan diperkuat,” ujarnya.

Ia menegaskan bahwa ibadah kurban bukan hanya sebatas penyembelihan hewan kurban, melainkan simbol kepekaan dan kepedulian terhadap masyarakat yang membutuhkan. Pembagian daging kurban dinilai menjadi wujud nyata rasa kasih sayang, kebersamaan, dan persatuan di tengah masyarakat.

Selain itu, ibadah kurban juga disebut memiliki dimensi sosial yang kuat karena mampu membangun rasa empati dan keadilan sosial melalui budaya berbagi kepada masyarakat kurang mampu.

“Di hari yang penuh berkah ini, kita diajarkan untuk berbagi kebahagiaan agar tidak ada masyarakat yang merasa sendiri atau tertinggal. Karena itu, Pemerintah Kota Lubuklinggau mengajak seluruh elemen masyarakat untuk memperkuat budaya gotong royong, saling membantu dan peduli terhadap sesama, terutama kepada fakir miskin, anak yatim, kaum duafa serta masyarakat yang sedang mengalami kesulitan hidup,” katanya.

Pemerintah Kota Lubuklinggau juga menyampaikan apresiasi kepada panitia kurban, pengurus masjid, dan seluruh pihak yang telah berpartisipasi dalam pelaksanaan Hari Raya Iduladha tahun ini. Semangat berbagi yang ditunjukkan masyarakat dinilai menjadi kekuatan dalam menjaga keharmonisan sosial dan memperkuat nilai religius di Kota Lubuklinggau.

Wali Kota menambahkan, pemerintah daerah terus berupaya menghadirkan pembangunan yang tidak hanya berorientasi pada infrastruktur dan pertumbuhan ekonomi, tetapi juga pembangunan karakter masyarakat yang religius, harmonis, dan berakhlak mulia.

“Kami percaya kemajuan sebuah kota tidak hanya diukur dari pembangunan fisik, tetapi juga melalui kualitas moral, kepedulian sosial dan persatuan masyarakatnya,” ungkapnya.

Di akhir sambutannya, Wali Kota mengajak seluruh masyarakat untuk terus menjaga persatuan dan kerukunan serta tidak mudah terprovokasi oleh informasi yang belum tentu benar demi menjaga situasi tetap aman dan kondusif.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....