Presiden Salurkan 18 Sapi di Sumsel dengan Berat Hampir 1 Ton

  • 26 Mei 2026 23:10 WIB
  •  Palembang

RRI.CO.ID, Palembang- Sumatera Selatan menerima 18 ekor sapi sapi kurban bantuan Presiden RI Prabowo Subianto. Seluruh sapi itu dipastikan dalam kondisi prima dengan bobot fantastis, bahkan beberapa di antaranya mencapai berat 1,1 ton.

Sapi tersebut dipersiapkan untuk 17 kabupaten/kota dan tingkat provinsi, seluruhnya memiliki berat di atas 950 kilogram. Kepala Dinas Ketahanan Pangan dan Peternakan (DKPP) Sumsel, Ruzuan Effendi mengatakan proses seleksi dilakukan sangat ketat guna memastikan kualitas hewan kurban yang akan diterima masyarakat benar-benar terbaik.

“Seluruh sapi sudah melalui tahapan seleksi ketat. Tidak ada yang di bawah 950 kilogram dan ada beberapa yang bobotnya lebih dari 1,1 ton,” ujar Ruzuan di Palembang, Senin 25 Mei 2026.

Menurut dia, tahun ini terdapat perubahan mekanisme bantuan hewan kurban dari pemerintah pusat. Jika sebelumnya bantuan hanya diberikan untuk daerah tertentu, Kini, seluruh kabupaten/kota serta pemerintah provinsi mendapatkan alokasi masing-masing satu ekor sapi kurban dari Presiden.

Salah satu sapi dengan bobot terbesar bernama Arjuna, yang dipilih sebagai sapi bantuan untuk tingkat provinsi. Arjuna terakhir ditimbang beratnya sekitar 1 ton 179 kilogram. Setelah ditimbang ulang ada kenaikan lagi sekitar lima kilogram,” katanya.

DKPP Sumsel sengaja mengutamakan sapi berbobot besar karena dianggap menjadi indikator utama kesehatan hewan. Selain faktor bobot, proses penilaian juga dilakukan melalui pemeriksaan fisik dan kondisi tubuh secara menyeluruh.

Ruzuan menjelaskan setiap daerah diminta mengusulkan minimal tiga kandidat sapi sebelum akhirnya dipilih satu hewan terbaik untuk bantuan presiden. “Kalau bobot bagus biasanya kesehatan juga mengikuti. Tidak mungkin sapi sakit bisa mencapai bobot besar,” ujarnya.

Selain menjalani pengawasan kesehatan rutin, sapi-sapi tersebut juga diberikan vitamin dan perawatan intensif agar tetap sehat hingga hari penyaluran kurban. Selain itu, distribusi sapi kurban tahun ini tidak difokuskan ke masjid besar atau masjid agung.

Presiden justru meminta penyaluran dilakukan ke kawasan padat penduduk agar manfaat daging kurban lebih dirasakan masyarakat luas. Untuk tingkat provinsi, sapi kurban akan disalurkan ke Masjid Taqwa, sedangkan bantuan untuk Kota Palembang diberikan ke Musala Nurul Huda.

“Pak Presiden berharap sapi kurban diberikan ke lingkungan yang padat penduduk. Jadi bukan harus masjid besar,” tegas Ruzuan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....